Aksi koboi seorang warga di Grobogan terekam kamera CCTV dan video amatir warga. (tangkapan layar)
Rustaman Nusantara

GROBOGAN, iNews.id - Pelaku aksi koboi yang terekam kamera CCTV di Grobogan akhirnya dibekuk polisi.  Mobil yang digunakan pelaku juga ikut diamankan di Mapolres Grobogan. 

Sementara itu barang bukti yang diduga senjata api masih dalam pencarian polisi karena disembunyikan oleh pelaku. Warga sekitar pun mengatakan bahwa pelaku sering berbuat ulah dengan tetangga.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, Satreskrim Polres Grobogan membekuk AS, pelaku aksi koboi di rumahnya di Desa/Kecamatan Karangrayung Grobogan pada pada Minggu dini hari.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan istri pelaku untuk dilakukan penyelidikan. Saat melakukan penangkapan, pelaku terlebih dahulu membuang yang diduga senjata apinya ke tempat yang belum ditemukan. 

Sementara itu, barang bukti mobil Avanza bernomor polisi K 9112 AH yang digunakan pelaku kini sudah berada di Mapolres Grobogan. 

Kasi Humas Polres Grobogan AKP Umbarwati menjelaskan bahwa pelaku aksi koboi bersama istrinya kini masih diperiksa kepolisian terkait kepemilikan senjata api yang dimiliki pelaku.

“Setelah diperiksa, senjata yang digunakan pelaku bukanlah senjata api namun senjata pistol jenis softgun,” katanya, Senin (19/9/2022).

Sebelumnya diberitakan, aksi koboi yang dilakukan oleh AS berawal ketika lima warga Desa Karangrayung sedang duduk santai di toko pakan burung milik Sudarto yang berada di pinggir jalan raya.

Dari arah selatan melaju kencang mobil Avanza yang dikendarai AS hingga bolak-balik sebanyak empat kali. Warga yang mengaku resah dan aksi pelaku sangat membahayakan pengendara lain.

Aziz salah seorang warga kemudian menegur pelaku. Namun teguran tersebut dianggap menantang pelaku hingga memicu pelaku turun dari mobil dan kemudian mendorong hingga memukul warga.

Aziz kemudian terjatuh hingga mengalami patah tulang tangan. Warga yang geram kemudian mengeroyok pelaku. Pelaku yang tidak terima kemudian pulang dan kembali dengan membawa senjata.

Sambil telanjang dada, pelaku keluar dari mobil dan menembakkan senjatanya sebanyak empat kali ke udara. Pelaku kemudian mendekati warga dan mengacung-acungkan senjatanya ke warga sambil berteriak menantang semua warga di sekitar. Warga yang ketakutan langsung kabur menyelamatkan diri.

“Saya sudah dua kali mengetahui pelaku berbuat ulah dengan tetangga sebelum peristiwa ketiga ini terjadi. Warga mengaku resah dengan ulah pelaku yang semakin tidak terkendali,” ujar Miftah, tetangga korban.

Kini rumah pelaku masih dalam pengawasan polisi guna melakukan pencarian senjata yang diduga adalah pistol softgun yang dibuang pelaku usai beraksi.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT