Bupati Blora Arief Rohman saat meninjau gedung eks RS NU Cepu, Senin (27/9/2021). Foto: iNews/Heri Purnomo.

“Ini menandakan bahwa kala itu Gus Dur punya cita-cita agar di Cepu bisa berdiri RS NU. Maka sudah sepantasnya kami melanjutkan,” ucapnya. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora Edi Widayat mengatakan, pihaknya siap mengawal pengaktifan kembali RS NU bersama pengurus NU Kecamatan Cepu.

“Rencananya akan dijadikan rumah sakit untuk ibu dan anak. Investornya kami ajak langsung untuk melihat lokasi. Tadi ada juga Pak Camat Cepu dan pengurus NU Kecamatan Cepu,” ujar Edi Widayat.

Menurutnya, kebutuhan ideal tempat tidur rumah sakit di Blora saat ini masih kurang banyak mengingat jumlah penduduknya hampir 1 juta jiwa.

“Blora masih kurang sekitar 400 tempat tidur. Enam rumah sakit baru ada sekitar 600 tempat tidur, sehingga adanya RS NU bisa menambah ketersediaan tempat tidur. Tentunya diimbangi dengan kualitas pelayanan yang baik,” ucapnya. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network