SOLO, iNews.id – Pemkot Solo menyerahkan satu unit kendaraan roda empat untuk Yayasan Gema Salam. Yayasan tersebut mewadahi para mantan narapidana terorisme (napiter) yang telah kembali ke NKRI.
Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mengatakan, bantuan merupakan bagian dari pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah kepada para mantan napiter.
"Ini bagian dari melanjutkan pak Rudy (Wali Kota Solo sebelumnya) yang dulu membina teman-teman mantan napiter. Saya dapat amanah dan saya sampaikan ke pak wali (Wali Kota Solo saat ini Gibran Rakabuming Raka)," katanya.
Meski demikian, sebelum menyerahkan bantuan tersebut, ia meminta kepada para mantan napiter untuk terlebih dahulu membentuk yayasan guna legalitas pada saat menerima hibah dalam bentuk apapun.
"Karena regulasi memang mengatur itu. Akhirnya keluarlah Yayasan Gema Salam, ada mas Jack (Jack Harun), mas Awud, dan teman-teman di sini," katanya.
Selain kendaraan operasional, Pemkot Solo juga menyediakan kantor bersama yang ada di sekitar Kepatihan Wetan.
"Di situ ada beberapa ruang di antaranya untuk operasional kegiatan beberapa organisasi, termasuk di dalamnya Yayasan Gema Salam. Jadi kami hanya membina, meneruskan amanah itu dari Pak Rudi," katanya.
Ia berharap melalui upaya tersebut, Yayasan Gema Salam bisa ikut mengkomunikasikan seluruh elemen yang dulunya berbeda pandangan dan beda pendapat tentang kehidupan bermasyarakat, budaya, agama, sosial, dan politik.
"Ya paling tidak disamakan persepsinya, frame-nya disamakan, biarpun cara pandang berbeda-beda. Harapannya Pancasila tetap menjadi dasar kehidupan di Indonesia," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Gema Salam Joko Triharmanto alias Jack Harun mengapresiasi bantuan tersebut.
"Alhamdulilah hari ini dapat hibah mobil untuk operasional Yayasan Gema Salam. Kami pengurus dan pembina akan menggunakan sebaik mungkin, yaitu untuk kegiatan kami menyukseskan visi misi Yayasan Gema Salam, tentang ekonomi dan sosial teman-teman eks-napiter yang sudah kembali ke NKRI," katanya.
Ia juga berharap sesuai dengan perintah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan wakilnya, agar Yayasan Gema Salam dapat jadi motor penggerak untuk mengajak seluruh narapidana terorisme kembali ke NKRI.
Mengenai penggunaan kendaraan operasional, akan dimanfaatkan untuk operasional Yayasan Gema Salam, di antaranya ada kunjungan ke lembaga pemasyarakatan dan silaturahmi ke mantan napiter.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait