Petani kolang kaling di Lebakbarang, Pekalongan meraup untung berlipat di Bulan Ramadan. (Foto: iNews/Suryono Sukarno))

KAJEN, iNews.id - Bulan Ramadan menjadi berkah bagi para petani kolang-kaling di Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan. Mereka meraup untung berlipat lantaran buah kolang-kaling banyak diburu masyarakat di bulan suci ini. 

Tingginya permintaan buah ini membuat omzet para petani melonjak hingga 100 persen. Para petani pun meraup untung Rp300.000 per hari. Keuntungan itu naik 300 peresen dibandingkan hari biasa yang hanya mampu meraup sekitar Rp100.000.

Petani kolang-kaling, Sri Subekti mengatakan, harga jual kolang kaling di tingkat petani dipatok Rp7.000-8.000 per kg. Harga tersebut naik dari sebelumnya yang hanya sekitar Rp3.000 per kg. “Permintaan terus naik sejak awal bulan puasa,” ucapnya, Jumat (1/5/2020).

Selain dipasarkan di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pekalongan, kolang-kaling dari Desa Mendolo ini juga diburu para tengkulak dan pembeli dari luar kota seperti Pemalang dan Tegal.

Desa Mendolo merupakan salah satu penghasil kolang-kaling terbesar di Kabupaten Pekalongan. Buah dari pohon aren ini dikenal memiliki tekstur yang lebih kenyal, ukuran lebih besar serta selalu segar dan tahan lebih lama pasca-dipanen.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network