Sebelum kepemimpinan beralih, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga kehormatan institusi dan memberikan dukungan penuh kepada Kapolda baru. Ia menilai berbagai capaian selama masa kepemimpinannya tidak terlepas dari kerja bersama seluruh jajaran.
"Jaga kehormatan Pataka kita, jaga solidaritas, jaga integritas, dan jaga kepercayaan masyarakat. Kalau kemarin dukungan 100 persen, sekarang tingkatkan 200 persen. Semua loyalitas tetap lurus kepada Bapak Kapolda yang baru," ujar Irjen Pol Ribut dikutip dari iNews Muria.
Serah terima pataka diawali dengan prosesi penyambutan tradisi pedang pora yang dipimpin Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Pataka Maneka Tunggal Dharma di lapangan upacara.
Penyerahan pataka menjadi simbol peralihan kehormatan, jati diri, sekaligus tanggung jawab kepemimpinan Polda Jawa Tengah kepada Roy Hardi Siahaan.
Dalam menjalankan tugasnya, Roy Hardi juga meminta dukungan dan sinergi dari berbagai unsur di Jawa Tengah. Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Jateng.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait