Para napi yang mendapatkan pembebasan bersyarat di Lapas Kelas I Semarang, Selasa (15/11/2022). (foto Dok. Lapas Semarang)
Eka Setiawan

SEMARANG, iNews.id – Sebanyak 52 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang bebas bersyarat, Selasa (15/11/2022). Mereka bebas setelah menerima program reintegrasi sosial.

“Dari 52 orang yang bebas, 46 di antaranya jalani pembebasan bersyarat dan 6 orang asimilasi dari rumah,” kata Kalapas Semarang Tri Saptono Sambudji.

Dasar pemberian pembebasan bersyarat itu, kata Kalapas, sesuai Pasal 10 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Hal ini diberikan tanpa terkecuali dan nondiskriminatif kepada semua narapidana yang telah memenuhi persyaratan.

Selain itu, narapidana yang mendapatkan hak pembebasan bersyarat itu juga harus memenuhi syarat tertentu seperti berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, telah menunjukkan penurunan tingkat risiko serta minimal menjalani paling singkat 2/3 (dua pertiga) masa pidana.

Mereka yang mendapat hak integrasi akan mendapatkan bimbingan dan pengawasan langsung dari pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang serta Kejaksaan Negeri Semarang.

"Harapannya narapidana yang bebas dapat kembali ke masyarakat dan turut serta menjalin hubungan sosial yang baik dengan lingkungan serta tidak mengulangi pidana lagi," harap Kalapas.

Mereka yang menjalani pembebasan itu, jika kembali melakukan pidana akan dicabut haknya dan menjalani sisa pidana ditambahkan dengan pidana yang baru. 

Kemudian diberikan sanksi sesuai dengan kategori pelanggaran berat, serta selama menjalani asimilasi maupun pembebasan bersyarat tidak dihitung menjalani pidana.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT