"Kami tidak tahu pasti soal keterlambatan itu. Sejauh yang kami tahu, anggaran dari pemerintah untuk program MBG ini selalu turun dan dibayarkan kepada pihak koperasi yang mengelola belanja bahan makanan," kata Ahmad Munafarid.
Respons BGN
Sengkarut pembayaran ini mendapat perhatian serius dari Badan Gizi Nasional (BGN). Korwil BGN Kendal, M. Faris Maulana, saat dihubungi terpisah menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah terlambat mencairkan anggaran.
"Negara sudah membayarkan kewajibannya. Namun, diduga kuat dana tersebut ditahan oleh oknum mitra (koperasi)," kata Faris.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait