SOLO, iNews.id - Pelaksanaan surveilans tahap dua pada kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Solo menemukan 30 kasus positif Covid-19. Kasus ditemukan dari awal sampai pengembangan tracing.
“Kalau mau dilihat progresnya kalau dibandingkan tahap pertama, ini lebih kecil," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surakarta Dwi Aryatno, Senin (29/11/2021).
Ia mengatakan yang membedakan antara surveilans tahap pertama dengan yang kedua, untuk kali ini bagi sekolah yang dites harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sementara.
"Bagi yang dites harus PJJ dulu, sehingga tracing kalau ditemukan positif maka interaksi terjaga. Kalau dibandingkan dengan tahap satu kali ini jauh lebih sedikit," katanya.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait