"Harapan kami semua warga Desa Ngetuk dan Mulyolobo untuk menahan diri. Serahkan kepada jajaran Polres dan kami dari DPRD akan mengawal sampai tuntas dan adil," ujar Haizul Ma'arif.
Dia juga mengimbau semua pihak untuk tidak mengunggah foto-foto korban di media sosial. "Hargai korban dan keluarganya. Foto-foto juga bisa menambah keresahan warga," ujarnya.
Tawuran antarpemuda dari Desa Ngetuk dengan Muryolobo Kecamatan Nalumsari pada Minggu (15/5) sore itu, diduga gara-gara persoalan sepele usai menonton pentas musik.
Akibatnya seorang pemuda asal Desa Muryolobo berinisial AR (30), tewas disabet senjata tajam di bagian leher. Korban dikeroyok oleh sejumlah pemuda di depan Pasar Gandu di Desa Bendanpete, Kecamatan Nalumsari usai menonton pertunjukan musik Minggu (15/5) sekitar pukul 17.00 WIB
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait