SEMARANG, iNews.id - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang angkat bicara terkait dugaan pengeroyokan yang menimpa seorang mahasiswa berinisial A dari Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Pihak kampus tengah menelusuri kasus tersebut dengan membentuk tim kode etik.
Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi menyampaikan keprihatinan atas insiden yang dialami mahasiswa tersebut.
"Undip sangat prihatin atas kondisi yang dialami oleh A dan mendoakan semoga segera diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali," ujar Nurul dikutip dari iNews Semarang, Jumat (6/3/2026).
Dia menegaskan, meski peristiwa tersebut terjadi di luar lingkungan kampus dan tidak berkaitan dengan kegiatan akademik, pihak universitas tetap mengecam segala bentuk kekerasan.
"Undip akan mendalami kejadian ini secara komprehensif dan memproses lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait