Alat peringatan dini banjir menggunakan prinsip EWS bersifat inklusif bagi difabel yang dikembangkan UNS di Desa Pecakaran, Kabupaten Pekalongan. Foto: Ist.

“Dengan sistem peringatan tersebut, diharapkan kepada masyarakat difabel dan komunitas tersebut dapat menerima peringatan dini banjir,” ujar endi.

Kegiatan pengabdian implementasi EWS Inklusi, diawali dengan observasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Desa (Pemdes) Pecakaran.

Selain itu, dilakukan pula penentuan titik rawan banjir, pemasangan alat EWS Banjir, uji coba, kalibrasi level peringatan, serta sosialisasi cara kerja alat EWS banjir dan cara perawatan alat kepada masyarakat Desa Pecakaran.

“Dukungan oleh pemerintah setempat sangat besar dalam implementasi alat EWS banjir di Desa Pecakaran. Besar harapan dapat membantu warga dalam peringatan dini, sehingga masyarakat dapat bersiap-siap apabila terjadi kenaikan level air,” tutur Fendi.


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network