Wali Kota Hendrar Prihadi mengapresiasi partisipasi perempuan mendorong peningkatan persentase pemilih dalam Pilwalkot Semarang 2020. (Istimewa)

Hendi juga mengatakan, selama berkompetisi dalam pemilihan kepala daerah, dirinya tidak pernah menggunakan politik uang. "Saya tidak mau kalau politik uang, karena memilih pemimpin itu yang bisa diajak berkomunikasi. Menurut saya sendiri juga buat apa memilih pemimpin hanya demi 25 ribu, kemudian selama 5 tahun tidak pernah diajak diskusi dan komunikasi sama sekali," ujarnya.

Untuk itu dirinya berharap Srikandi seTIA Hendi dapat menempatkan diri sebagai penyambung aspirasi masyarakat, dan keatifannya tidak berhenti pada momentum Pilkada saja.

Sementara itu, Ketua Srikandi seTia Hendi, Kusrini, meyakinkan komunitasnya akan terus mendorong para perempuan untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Semarang.

 "Kami edukasi kepada para perempuan supaya tidak hanya nyoblos, jangan hanya mengharapkan bantuan. Tetapi buatlah program yang bermanfaat bagi lingkungan dan wilayahnya, ikut dalam musyawarah perencanaan pembangunan," katanya.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network