11 ASN Positif Covid-19, Bupati Banjarnegara Minta Warga Taati Protokol Kesehatan

Antara ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 11:36 WIB
11 ASN Positif Covid-19, Bupati Banjarnegara Minta Warga Taati Protokol Kesehatan
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono (tengah) (Foto: Antara/Wuryanti PS)

BANJARNEGARA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) mengkonfimasi 11 penambahan kasus positif Covid-19 dari lingkungan Aparatu Sipil Negara (ASN). Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono pun meminta warga tetap mentaati protokol kesehatan.

Budhi Sarwono menjelaskan penambahan 11 kasus positif itu diketahui setelah pihaknya melakukan tes usap terhadap ASN di lingkungan wilayah setempat. Ke-11 ASN tersebut langsung menjalani perawatan di rumah sakit sakit.

"Dari hasil tes usap yang dilakukan pada ASN didapatkan 11 orang dengan hasil tes positif. Selanjutnya pasien terkonfirmasi positif itu langsung dirawat dalam perawatan khusus," katanya, Senin (6/7/2020) malam.

Dia mengatakan, sejak awal pandemi hingga saat ini terdapat 54 pasien terkonfirmasi positif di wilayahnya. Rinciannya, sebanyak 41 di antaranya telah dinyatakan sembuh, satu orang meninggal dunia dan 12 orang masih dalam perawatan.

"Selain itu, juga terdapat lima orang dengan hasil tes cepat reaktif yang masih menunggu hasil tes usap untuk mengonfirmasi apakah positif Covid-19 atau tidak," katanya.

Budhi berharap tidak akan ada lagi penambahan kasus Covid-19 di wilayahnya. Dia pun meminta warga taati protoko kesehatan agar bisa segera menjadi zona hijau.

"Untuk itu kami kembali mengingatkan masyarakat untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, selalu jaga jarak, selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan pakai sabun, serta menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Dia terus mengintensifkan tes cepat Covid-19 secara massal guna menemukan dan menelusuri potensi orang tanpa gejala sebagai upaya mencegah penularan virus tersebut. Budhi pun terus mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dan bahu membahu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah itu.


Editor : Nani Suherni