Ditemukan Luka Lecet pada Jenazah Pendaki Gunung Lawu

Agregasi Solopos ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 11:04 WIB
Ditemukan Luka Lecet pada Jenazah Pendaki Gunung Lawu
Kondisi Pos SAR Trenggalek setelah penemuan mayat seorang pendaki di area puncak Gunung Lawu, tepatnya di Gegerboyo pada Senin (6/7/2020). (Foto: Solopos.com/Sri Sumi Handayani)

KARANGANYAR, iNews.id - Tim sukarelawan berhasil mengevakuasi jenazah pendaki yang meninggal di Gunung Lawu atas nama Andi Sulistyawan, 18, warga Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Senin (6/7/2020). Ditemukan sejumlah luka lecet pada jasadnya korban.

Komandan SRU Basarnas Pos SAR Trenggalek, Andris Dwi Prasetya, menuturkan kondisi cuaca dan medan di Gunung Lawu cukup mempersulit proses evakuasi pendaki saat itu. Pada Selasa (7/7/2020) dini hari jenazah juga langsung divisum kemudian dimakamkan.

"Jenazah sudah turun sampai pos Cemara Kandang pada pukul 00.30 WIB kemudian dibawa ke Puskesmas Tawangmangu untuk visum. Operasi SAR ditutup pada pukul 01.22 WIB," ujar Andris dilansir dari Solopos.com.

Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto, mengatakan, Andi ditemukan meninggal saat mendaki di Gunung Lawu. Ismugiyanto menyampaikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan

"Yang bersangkutan mendaki di Gunung Lawu pada Sabtu (4/7/2020). Temannya lapor ke pos kalau (Andi) berpisah dari rombongan. Ditemukan di Gegerboyo dalam kondisi meninggal dunia," ucapnya.

"Jadi setelah evakuasi langsung dibawa ke Puskesmas Tawangmangu. Setelah diadakan visum luar oleh dokter Puskesmas itu tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau murni musibah. Kami serahkan kepada keluarga," katanya melanjutkan.

Tetapi, lanjut Ismugiyanto, dokter menemukan luka lecet pada tangan dan muka pendaki tersebut. Ada kemungkinan luka itu akibat korban jatuh terkena ranting.

"Iya ada luka lecet di tangan dan muka. Kemungkinan karena korban jatuh kena ranting," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Ada Luka Lecet Di Jenazah Pendaki Gunung Lawu, Diduga Karena Ini"


Editor : Nani Suherni