25 Nakes RSUD dr Moewardi Diduga Tertular Covid-19 saat Pesta Wisuda

Agregasi Solopos · Selasa, 14 Juli 2020 - 06:19:00 WIB
25 Nakes RSUD dr Moewardi Diduga Tertular Covid-19 saat Pesta Wisuda
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di RSUD Dr Moewardi, Rabu (4/3/2020). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Hasil tracing 25 tenaga kesehatan atau nakes RSUD dr Moewardi Solo yang positif Covid-19 menemukan indikasi penularan saat pesta wisuda. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Ganjar mengatakan telah meminta dilakukan tracing ketat terkait penularan Covid-19 di kalangan tenaga kesehatan itu. Tracing bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret atau UNS Solo.

“Tracing kami lakukan dengan UNS karena indikasi kemarin ada yang habis wisuda, kumpul bareng teman, dan ada pesta kecil. Yang seperti ini kadang kita lepas kontrol,” ujar Ganjar, Senin (13/7/2020).

Dia menuturkan dengan adanya kasus penularan atau klaster Covid-19 nakes di RSUD Moewardi Solo itu, Pemkot Solo tidak perlu meningkatkan status menjadi KLB atau kejadian luar biasa.

“Ini kan kejadiannya antara (RSUD) Moewardi Solo dengan UNS. Jadi, klasternya sebenarnya sudah ketemu. Hanya perlu melakukan tracing lebih ketat lagi,” ujarnya.

Ganjar mengatakan tracing dilakukan untuk mengetahui siapa saja kontak erat para tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 itu. Dia pun meminta isolasi mandiri perlu pengawasan.

“Jadi kami minta untuk dicatat. Selain itu isolasinya juga harus terkontrol. Khawatirnya isolasi mandiri itu benar apa enggak. Isolasi yang benar itu sebenarnya dikarantina,” ucapnya.

Sementara itu, terkait pelayanan di RSUD dr Moewardi Solo setelah adanya 25 nakes yang positif Covid-19, Ganjar memastikan akan lebih diperketat. Salah satunya pembatasan jumlah pengunjung atau pembesuk di RSUD dr Moewardi Solo.

Sebelumnya, ada 25 nakes yang mayoritas merupakan dokter muda peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di RSUD dr Moewardi yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka dinyatakan positif setelah menjalani pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), Jumat (13/7/2020). Dari 25 nakes itu, 15 di antaranya masuk data Covid-19 Kota Solo karena domisili di Solo.

Sedangkan 10 nakes lainnya masuk data kabupaten tetangga seperti Karanganyar dan lain-lain. Pemkot Solo sudah berkoordinasi dengan RSUD dr Moerwardi untuk pelacakan masif kontak erat para nakes tersebut.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Terungkap! 25 Nakes RSUD Dr Moewardi Solo Diduga Tertular Covid-19 Saat Pesta Wisuda"

Editor : Nani Suherni