3.843 Kendaraan Pemudik Masuk Jawa Tengah Diminta Putar Balik

Yunibar ยท Rabu, 13 Mei 2020 - 16:37 WIB
3.843 Kendaraan Pemudik Masuk Jawa Tengah Diminta Putar Balik
Pengecekan kendaraan pemudik di Pos Terpadu di Gerbang Tol Pejagan, Brebes, Rabu (13/5/2020). (Foto: iNews/Yunibar)

BREBES, iNews.id - Sepuluh hari jelang lebaran, intensitas kendaraan pemudik dari arah Jabodetabek yang masuk ke Jawa Tengah mengalami penurunan. Terdata sebanyak 3.843 kendaraan yang masuk Jateng sejak Operasi Ketupat 24 Mei lalu.

Kapolda Jateng Brigjen Pol Ahmad Lutfi memastikan kesiapan personel yang bertugas melakukan penyekatan kendaraan pemudik di Gerbang Tol Pejagan. Jika pengemudi bukan warga lokal dan tidak memiliki surat tugas maka diminta untuk putar balik ke daerah asal.

"Kita jaga 24 jam, kendaraan pribadi akan kita minta putar arah. Sementara kendaran barang dipersilakan melaju," katanya, saat pengecekan Pos Terpadu di Gerbang Tol Pejagan, Brebes, Rabu (13/5/2020).

Kendaraan yang boleh melita yakni angkutan logistik seperti BBM, sembako dan alat medis. Jika pun ada pemudik dengan kendaraan pribadi maka akan diminta menunjukkan surat tugas.

Di Jateng setidaknya terdapat 10 pos penyekatan. Rinciannya yakni, di Brebes, Cilacap, Purworejo, Magelang, Klaten, Sragen, Kanganyar, Blora dan Rembang. Jalur tikus juga tidak luput dari pengawasan.

"Jalur tikus juga sama, nanti ada Pos Pam dari polres-polres samping. Di mana jalur itu merupakan jalur terobosan," katanya.

Ahmad Lutfi menilai, jumlah kendaraan yang masuk saat ini mulai menurun. Penyekatan akan berlangsung selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi hingga tanggal 30 Mei mendatang.


Editor : Nani Suherni