6 Orang Tertimbun Longsoran Tambang di Rembang, 2 di Antaranya Tewas

Musyafa · Kamis, 07 Mei 2020 - 13:32 WIB
6 Orang Tertimbun Longsoran Tambang di Rembang, 2 di Antaranya Tewas
Longsor tambang galian batu terjadi di Desa Blimbing Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Musyafa)

REMBANG, iNews.id - Longsor ini terjadi di lokasi tambang galian batu di Desa Blimbing, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) pada Rabu (6/5/2020) sore. Dalam kejadian tersebut, dua orang tewas dan empat orang luka-luka.

Saat kejadian, ada enam unit truk antre di bawah tebing untuk mengisi bahan tambang berupa tanah campur batu. Tiba-tiba tebing setinggi 20-an meter runtuh dan langsung menimpa enam truk tersebut.

Sopir yang tewas atas nama Solikin (30) warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke dan Muhammad Abram (28) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunem, Rembang.

Menurut keterangan saksi mata Qosim mengataka, longsornya tebing berlangsung sangat cepat. Para sopir tidak mengira karena sehari-hari mereka biasa parkir di tempat tersebut.

"Temen saya ada yang kena urugan. Saya enggak mengira, biasanya juga parkir di situ kok," ucap Qosim, Kamis (7/5/2020).

Di lokasi kejadian, terlihat kondisi truk ringsek. Bahkan dua di antaranya masih berada di tengah-tengah longsoran karena rusak parah.

Longsor tambang galian batu terjadi di Desa Blimbing Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Musyafa)
Longsor tambang galian batu terjadi di Desa Blimbing Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Musyafa)


Aparat Polres Rembang, Kamis (7/5/2020) siang kembali mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengecek lokasi tambang. Kapolres Rembang AKPB Dolly A Primanto mengaku belum bisa memastikan tambang itu berizin atau illegal karena masih dalam penyelidikan.

Namun dia menyebutkan, pengelolaan tambang sangat fatal karena tidak memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) penambangan yang aman. Hal itu terlihat dari tingkat kemiringan tebing yang sangat curam, sehingga membahayakan keselamatan pekerja di bawahnya.

"Ini fatal sekali, karena enggak sesuai SOP sehingga menewaskan dua orang," kata Dolly di lokasi kejadian, Kamis (7/5/2020).

Polisi belum menentukan siapa tersangka pelaku di balik kejadian longsor tersebut. Tujuh orang saksi masih menjalani pemeriksaan intensif. Petugas dari Polda Jawa Tengah juga ikut melakukan olah TKP untuk penanganan lebih lanjut.


Editor : Nani Suherni