Analisis BMKG, Gempa Salatiga Dipicu Sesar Aktif

Ahmad Antoni · Sabtu, 23 Oktober 2021 - 08:24:00 WIB
Analisis BMKG, Gempa Salatiga Dipicu Sesar Aktif
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Shutterstock)

SALATIGA, iNews.id Gempa tektonik mengguncang wilayah Kota Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Sabtu (23/10/2021) dini hari sekitar pukul 24.32 WIB. Hasil analisis BMKG, gempa yang memiliki magnitude 3,0 dipicu sesar aktif.  

“Episenter terletak pada koordinat 7,296 LS dan 110,38568 BT tepatnya di darat pada jarak 13 kilometer arah barat laut Kota Salatiga dengan kedalaman hiposenter 6 kilometer,” kata  Daryono, petugas BMKG. 

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Diduga kuat sumber gempa sesar aktif yang menjadi pemicu gempa ini adalah Sesar Merbabu Merapi Telomoyo.

Berdasarkan peta tingkat guncangan (shake map) BMKG, tampak bahwa dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas  II MMI dimana guncangan dirasakan oleh orang banyak dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

Sampai pukul 05.00 WIB belum ada laporan kerusakan bangunan sebagai dampak gempa dan hasil monitoring BMKG menunjukkan belum  terjadi lagi gempa susulan.

 Gempa utama (mainshock) magnitudo 3,0 diikuti dengan 4 kali rentetan gempa susulan (aftershocks), yaitu pukul 24.42 WIB M2,9 kedalaman 11 km (7 km Barat Salatiga), pukul 01.25.00 WIB M2,5 kedalaman 5 km (12 km Baratlaut Salatiga), pukul 02.35.57 WIB M2,5 kedalaman 13 km (12 km Barat laut Salatiga), pukul 05.29.51 WIB M2,6 kedalaman 18 km (3 km Tenggara Ambarawa).

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: