get app
inews
Aa Text
Read Next : Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

Bagikan Kartu KIP, Jokowi Minta Jangan untuk Beli Pulsa dan Rokok

Senin, 15 Januari 2018 - 16:42:00 WIB
Bagikan Kartu KIP, Jokowi Minta Jangan untuk Beli Pulsa dan Rokok
Presiden Joko Widodo saat tiba di Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: Antara)

PEKALONGAN, iNews.id - Presiden Joko Widodo meminta kepada keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk menggunakan dana PKH-KIP sesuai peruntukannya atau pemanfaatannya.

"Dana KIP harus digunakan dengan hal-hal yang berkaitan dengan sekolah dan pendidikan siswa. Demikian pula bagi pemegang KPH, dananya sudah kami siapkan anggarannya," katanya di Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (15/1/2018).

Pada acara "Penyerahan Kartu Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan", Jokowi mengingatkan pada pemegang KIP agar dana tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya seperti membeli sepatu, seragam, tas, dan buku.

"Apabila ada yang ketahuan dana itu untuk membeli pulsa meski seharga Rp25.000 atau Rp30.000, maka (pemilik) KIP akan dicabut karena dana itu untuk kebutuhan anak-anak," ujarnya.

Adapun KIP untuk sekolah dasar (SD) Rp450.000 per siswa, sekolah menengah pertama (SMP) Rp750.000 per siswa, dan sekolah menengah atas (SMA) Rp1 juta per siswa.

Jokowi menanyakan pada keluarga penerima manfaat apakah mereka sudah menerima dana KPH 2017 sebesar Rp1.890.000 karena pemerintah akan menganggarkan KPH 2018 Rp1.890.000.

"Tahun depan, apabila ada anggaran lebih maka akan ditambah semula Rp1.890.000 menjadi Rp2 juta. Kendati demikian, dana tersebut tidak diperbolehkan untuk membeli rokok meski yang minta suaminya," katanya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa program PKH akan dilakukan empat tahap selama 1 tahun, yaitu Februari 2018 sebanyak Rp500.000 per keluarga penerima manfaat, Mei Rp500.000, Agustus/September Rp500.000, dan November 2018 Rp390.000. "Kami pastikan tahap pertama dana PKH dibagikan pada Februari 2018 dan dibagikan 4 kali selama satu tahun," katanya.

Selain menyerahkan KIP-KPH, dalam kunjungan kerjanya di Jawa Tengah, Jokowi juga membuka Muktamar XII Jamiyah Ahlith Thoriqoh Al Mutabaroh An Nadliyah (Jatman) dan Halaqoh Ulama Thoriqoh II di Kabupaten Pekalongan. Setelah itu, Presiden Jokowi meluncur ke Kabupaten Tegal untuk menyerahkan sertifikat tanah yang dipusatkan di Lapangan Dukuh Salam, Kecamatan Slawi.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut