Balita Boleh Masuk Tempat Wisata di Solo, Jumlah Pengunjung Taman Balekambang Naik

Antara · Kamis, 10 Juni 2021 - 22:44:00 WIB
Balita Boleh Masuk Tempat Wisata di Solo, Jumlah Pengunjung Taman Balekambang Naik
Pengunjung anak-anak di Taman Balekambang Solo tengah berfoto dengan orang tuanya. Foto: ANTARA/Aris Wasita.

SOLO, iNews.id – Tempat wisata Taman Balekambang mulai menerima pengunjung dari kalangan anak-anak menyusul pelonggaran aturan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Anak di bawah usia lima tahun (balita) kini diperkenankan memasuki tempat wisata dan pusat perbelanjaan di Kota Solo. 

"Sabtu dan Minggu kemarin sudah mulai bisa masuk karena Pak Wali sudah memperbolehkannya," kata Kepala Subbagian TU Taman Balekambang Nina Herlina, Kamis (10/6/2021).

Berdasarkan data, pelonggaran memberi dampak terhadap kenaikan jumlah pengunjung di objek wisata tersebut. Sebelum ada pelonggaran, jumlah pengunjung pada akhir pekan di kisaran 650 orang per hari. Sedangkan pascapelonggaran jumlah pengunjung mencapai 1.400 orang per hari.

Meski demikian, angka tersebut belum bisa kembali normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19 yang dalam satu hari rata-rata angka kunjungan mencapai 2.500-3.000 orang per hari.

Dengan adanya pelonggaran, pihaknya melakukan pengawasan yang lebih intensif mengingat anak-anak biasanya kurang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

"Kalau ada anak-anak balita tidak pakai masker, kami arahkan untuk memakainya. Selain itu kadang orang tua teledor tidak membawakan anaknya masker, jadi kami menyiapkannya di pos satpam," katanya.

Sementara untuk pembatasan jarak di dalam kawasan Taman Balekambang, sejauh ini masih terkontrol mengingat kapasitasnya mencapai 25.000 pengunjung.

"Jadi kalau jumlah pengunjung masih 1.000 orang, jaga jarak masih bisa ditata," katanya.

Salah satu wisatawan Sidik, warga Kartasura, Kabupaten Sukoharjo menyambut baik adanya pelonggaran usia pengunjung tersebut.

"Dengan dibukanya ini maka positif, tentu sebagai pengunjung saya senang. Seperti anak-anak kan perlu refreshing dan perlu dapat wawasan, apalagi kan sudah satu tahun ini tidak pernah jalan-jalan," katanya.  

Editor : Ary Wahyu Wibowo