Begini Cara DP3A dan PKK Wujudkan Posyandu Inklusi di Kota Semarang

Ahmad Antoni ยท Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:59:00 WIB
 Begini Cara DP3A dan PKK Wujudkan Posyandu Inklusi di Kota Semarang
Pelantikan Forum Posyandu Kota Semarang masa bhakti 2022-2024 di kantor PKK Kota Semarang. (Ist)

"Kami tidak bisa bergerak sendiri. Kami mengakomodir usulan dan masukan hampir 13.700 kader di Kota Semarang. Dengan adanya Forum Posyandu tingkat kecamatan dan kota ini sebagai paltform untuk memberikan masukan dan evaluasi," ujarnya. 

Forum posyandu pun berupaya mengusulkan anggaran kepada Pemerintah Kota Semarang untuk penambahan makanan tambahan bagi seluruh balita uang terdata di posyandu. "Kami coba ajukan anggaran Rp500.000 per bulan belum goal, baru Rp350.000 per bulan," sebutnya. 

Selain anggaran PMT, Forum Posyandu akan menggerakkan kegiatan kapasitas kader melalui pelatihan serta melakukan peremajaan alat-alat posyandu. Para 2021-2022, peremajaan alat posyandu sudah teranggarkan. 

Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi yang diwakili Ketua Bidang I TP PKK Kota Semarang, Nurul Cahyo Bintarum menyampaikan, masyarakat masih membutuhkan posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi bayi, balita, ibu hamil, melahirkan, dan nifas. 

Di sisi lain, di antara 1.625 jumlah posyandu di Kota Semarang masih terdapat posyandu pratama dan madya yang perlu di revitalisasi agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal. 

"Di samping itu PR pencegahan stunting dan penanganan stunting sangat memerlukan peran aktif posyandu, bahkan presiden Jokowi pernah menyampaikan bahwa posyandu merupakan garda terdepan dalam penanggulangan stunting di Indonesia," ujarnya. 

Maka, dia meminta seluruh pengurus segera  koordinasi dengan berbagai pihak. Dia mendorong segera menyusun program kerja yang bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Posyandu.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: