Belum Pernah Terdata, Warga Kendal Ini Semringah Jadi Penerima Bantuan

Eddie Prayitno · Selasa, 02 Juni 2020 - 12:00 WIB
Belum Pernah Terdata, Warga Kendal Ini Semringah Jadi Penerima Bantuan
Warga Desa Pamiryan, Tugiyah senang bisa menerima bantuan dari pemerintah (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Tak pernah mendapatkan bantuan, warga Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah senang bukan kepalang saat menerima undangan untuk mengambil kartu bantuan. Mereka mengaku diperhatikan pemerintah di tengan pandemi Covid-19.

Bantuan pangan nontunai nonreguler di Kecamatan Gemuh mulai dibagikan per Selasa (2/6/2020). Mereka diwajibkan mematuhi protokol kesehatan. Selain mencuci tangan, warga diwajibkan memakai masker dan jaga jarak saat antre mengambil bantuan.

Penerima bantuan ini sebelumnya tidak pernah masuk dalam daftar penerima bantuan sosial apapun. Baru kali ini, mereka akan menerima bantuan pangan nontunai selama enam bulan ke depan.

Warga Desa Pamiryan, Tugiyah mengatakan senang namanya bisa masuk dalam penerima bantuan dari pemerintah. Sebelumnya dia tidak pernah menerima bantuan meski nontunai.

"Saya belum pernah dapat bantuan. Baru kali ini. Seneng banget saya dapat sembako," ucap penerima bantuan Tugiyah, Selasa (2/6/2020).

Camat Gemuh, Muhamad Fatoni mengatakan, pembagian kartu ini dilakukan di empat lokasi. Hal ini untuk mengantisipasi kerumunan warga.

Sebanyak 16 desa di Kecamatan Gemuh dibagi penyalurannya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Untuk penerima bantuan pangan nontunai nonreguler ini, ada 1.731 dan mereka belum pernah menerima bantuan sosial baik PKH, BPNT, BLT dana desa dan bansos.

"Iya ini semua datanya baru. Jadi memang yang belum menerima bantuan," ucap Muhammad Fatoni.

Dari pengamatan, pembagian kartu bantuan terpantau lancar. Warga menerapkan protokol kesehatan selama di area kecamatan.


Editor : Nani Suherni