Berdandan Ala Pocong dan Takuti Warga, 5 Pelajar SMP di Semarang Ditangkap Polisi

Wisnu Wardhana ยท Selasa, 12 November 2019 - 01:12 WIB
Berdandan Ala Pocong dan Takuti Warga, 5 Pelajar SMP di Semarang Ditangkap Polisi
Kapolsek Mijen, Kompol Budi Abadi saat memberikan keterangan di Mapolsek Mijen, Senin (11/11/2019). (Foto: iNews.id/Wisnu Wardhana)

SEMARANG, iNews.id - Iseng berdandan seperti pocong, lima pelajar di Kota Semarang, Jawa Tengah ditangkap polisi di tepi jalan Semarang – Boja, tepatnya di depan eks Puskesmas Mijen, Minggu (11/11/2019) dini hari. Mereka tertangkap basah saat akan menakuti pengguna jalan.

Pelajar kelas 8 SMP Negeri di Mijen yang diamankan di antaranya MF, RK, TG, FN dan MH. Dari pengakuan para pelaku, sebenarnya ada 10 pelajar yang ada di lokasi, namun hanya lima yang tertangkap.

Saat ditanya siapa yang memiliki ide, kelimanya saling lempar tanggung jawab. MF mengaku saat itu dipaksa oleh rekanya untuk memakai kain putih dan berbentuk pocong untuk menakuti pengguna jalan, Minggu (10/11/2019) dini hari.

“Saya ga tahu, cuma dipakein,” kata MF, Senin (11/11/2019).

Setelah memakai kain pocong, mereka melihat anggota Polsek Mijen sedang patroli. Rekan yang lain kabur, sementara MF yang tak bisa lari karena atribut pocong berhasil diamankan polisi.

Di hadapan polisi, para pelaku meminta maaf karena ulahnya tersebut sangat meresahkan dan merugikan warga serta pengguna jalan.

Sementara itu, Kapolsek Mijen, Kompol Budi Abadi mengatakan awalnya polisi menerima laporan dari pihak kecamatan tentang adanya pocong di depan eks Puskesmas Mijen.

“Petugas lantas melakukan patroli dan menangkap para pelaku,” katanya di Mapolsek Mijen, Senin (11/11/2019).

Polisi lantas memanggil orang tua dari para pelajar, pihak sekolah dan aparat TNI, pihak sekolah untuk dipertemukan dengan para pelaku. Pelajar yang berhasil diamankan akan diberikan pembinaan dan pengarahan. Mereka juga diperintahkan untuk meminta maaf kepada seluruh masyarakat.


Editor : Umaya Khusniah