Bertambah 3, Pasien Positif Corona di Kabupaten Tegal Jadi 16 Orang

Yunibar ยท Kamis, 07 Mei 2020 - 01:37 WIB
Bertambah 3, Pasien Positif Corona di Kabupaten Tegal Jadi 16 Orang
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dr Joko saat konferensi pers. (Foto: Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, iNews.id – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Tegal bertambah tiga orang. Satu orang diantaranya sempat dinyatakan sembuh dan satu orang lainnya dinyatakan negatif sebelum akhirnya turun hasil pemeriksaan swab lanjutan dari laboratorium yang menunjukkan hasil positif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal dr Joko Wantoro mengatakan, dengan bertambahnya tiga kasus positif corona total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Tegal menjadi 16 orang. “Rinciannya, tujuh orang sembuh, tujuh orang sedang dalam perawatan dan dua orang meninggal dunia,” kata dokter Joko, Rabu (6/5/2020.

Ketiga pasien terkonfirmasi positif tersebut adalah satu orang laki-laki berusia 59 tahun asal Desa Bumiharja Kecamatan Tarub. Pasien yang dirawat di RS Mitra Siaga ini sebelumnya sudah berstatus terkonfirmasi positif dan sempat dinyatakan sembuh, Selasa (5/5/2020) setelah hasil swab-nya dinyatakan negatif.

Namun kemudian keluar hasil pemeriksaan swab lanjutan yang menyatakan positif sehingga membatalkan pernyataan kesembuhannya. “Setelah dinyatakan sembuh, pasien tersebut memang belum sempat pulang sehingga dengan adanya hasil pemeriksaan swab terbaru ini kepulangannya ditunda, dilanjutkan dengan perawatan,” katanya.

Pasien kedua, pendeta laki-laki berusia 41 tahun asal Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi. Sebelumnya, pasien itu sempat dikabarkan negatif dari infeksi Covid-19 setelah hasil hasil uji “real time polimerase chain reaction” atau pemeriksaan swab-nya dinyatakan negatif.

“Siang kemarin kami menerima hasil swab-nya negatif, namun kemudian malam harinya kami mendapatkan ralat dari pihak laboratorium yang menyatakan beliau positif,” ungkap Joko.

Hal ini yang sama juga terjadi pada keponakannya sebagai pasien terkonfirmasi positif ketiga, yaitu seorang perempuan berusia 28 tahun asal Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi.

Keduanya, menurut Joko, merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif asal Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat yang meninggal dunia pada 21 April 2020 lalu. “Meski terpapar, keduanya tampak sehat, tidak memiliki gejala klinis sebagaimana penderita Covid-19. Atas kondisi tersebut, keduanya pun kini dirawat di Rumah Sakit Harapan Sehat Slawi,” katanya.

Joko menambahkan, kontak erat dari kasus tersebut adalah anak dari pemilik pabrik kecap di Penusupan yang hasil swab-nya dinyatakan negatif.

Joko pun menjelaskan, setiap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala klinis akan dirujuk perawatannya di RS. Harapan Sehat ataupun RS Hawari Esa, termasuk orang dalam pemantauan yang membutuhkan perawatan medis.


Editor : Kastolani Marzuki