Biaya Operasional Tinggi, Ratusan Kapal Nelayan di Pati Tak Bisa Melaut

Antara · Senin, 11 Juli 2022 - 23:24:00 WIB
Biaya Operasional Tinggi, Ratusan Kapal Nelayan di Pati Tak Bisa Melaut
Kapal nelayan di Kabupaten Pati saat ditambatkan di Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Pati. Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

PATI, iNews.id - Ratusan kapal nelayan di Kabupaten Pati tak bisa melaut. Penyebabnya karena biaya operasional untuk melaut mahal menyusul tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, sedangkan hasil melautnya minim.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pati Rasmijan mengatakan, jumlah kapal nelayan yang tidak melaut hingga saat ini mencapai sekitar 500 kapal.

Salah satu penyebabnya karena mahalnya biaya operasional melaut, terutama tingginya harga solar nonsubsidi yang mencapai Rp16.500 per liter. Sedangkan kebutuhan sekali melaut bisa mencapai ratusan ribu liter.

Ia mencontohkan, melaut dengan tujuan laut di Papua persediaan solarnya bisa mencapai 1.000 drum dengan kapasitas 200 liter per drumnya. Namun, hasil melautnya ternyata tidak sesuai harapan.

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: