BMKG : Waspadai Hujan Lebat Landa Jawa Tengah

Antara ยท Minggu, 14 Agustus 2022 - 14:55:00 WIB
 BMKG : Waspadai Hujan Lebat Landa Jawa Tengah
Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (14/8/2022) saat terjadi hujan lebat. (Antara)

PURWOKERTO, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Jawa Tengah mewaspadai potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Imbauan itu khususnya bagi warga Jateng bagian selatan khususnya Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya. 

"Hal ini disebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo, Minggu (14/8/2022).

Menurut dia, pihaknya pada hari Minggu (14/8) telah mengeluarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat untuk wilayah Kabupaten Cilacap, Banyumas, serta Kebumen yang berlaku hingga Senin (15/8), pukul 07.00 WIB, dan akan diperbarui jika ada perkembangan lebih lanjut.

Dalam hal ini, wilayah Kabupaten Cilacap yang berstatus waspada meliputi Kecamatan Cipari, Cimanggu, Wanareja, Majenang, Karangpucung, dan Nusawungu, sedangkan wilayah Kabupaten Banyumas yang berstatus waspada terdiri atas Kecamatan Gumelar, Pekuncen, Cilongok, Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak.

Sementara wilayah berstatus waspada di Kabupaten Kebumen meliputi Kecamatan Rowokele, Ayah, Adimulyo, Kuwarasan, Karanganyar, Gombong, Karanggayam, Karangsambung, Alian, Pejagoan, Sruweng, Kebumen, Poncowarno, Klirong, dan Petanahan.

"Dampak hujan lebat bisa mengakibatkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan sambaran petir," katanya menjelaskan.

Terkait dengan hal itu, Teguh mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada jika terjadi hujan lebat serta berbagi informasi dengan tetangga di sekitar rumah.

Selain itu, kata dia, masyarakat diimbau untuk berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah serta memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial termasuk mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: