Bongkar Peredaran Narkoba Terbesar di DIY, Polres Bantul Amankan 1 Kg Sabu

Kuntadi ยท Selasa, 03 Maret 2020 - 17:24 WIB
Bongkar Peredaran Narkoba Terbesar di DIY, Polres Bantul Amankan 1 Kg Sabu
Pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,1 Kg oleh Polres Bantul, Yogyakarta (Foto: iNews/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Polres Bantul mengamankan ASH alias AGA (29) warga Kadipaten, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta karena kasus narkoba pada Senin (2/3/2020) dini hari. Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu 1,13 kilogram (Kg), ganja serta tembakau gorilla.

ASH ditangkap di kosnya di Panggungharjo, Sewon, Bantul. Saat itu petugas mendapatkan informasi jika di kos tersebut kerap dipakai untuk transaksi narkoba. Dari penyelidikan ini, petugas mendapatkan informasi adanya kiriman barang-barang haram tersebut.

Pada Senin (2/3/2020) tepatnya pukul 01.00 WIB, tersangka datang dan turun dari sebuah mobil putih. Petugas langsung mengamankan tersangka. Dari penangkapan ini, penggeledahan dilanjutkan di kamar pelaku, hasilnya petugas menemukan beberapa paket ganja, sabu dan tembakau gorilla.

"Kami sudah mengintainya sebulan terakhir, dan ini pengungkapan kelas kakap," kata Kapolres Bantul AKBP Wabhyu Tri Budi Sulistyana, di Mapolres Bantul, Selasa (3/3/2020).

Dalam penggeledehan awal ditemukan dua paket kristal diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,13 Kg, 25,6 gram tembakau gorilla, 25,58 gram ganja, 15 tablet pil riklona dan tiga buah alat hisap serta obat yang masuk dalam daftar G sebanyak 1.000 butir.

"Ini pengungkapan terbesar sabu-sabu di luar bandara di wilayah Polda DIY," ucapnya.

Sementara Kasat Narkoba Polres Bantul Iptu Roni Prasadana mengatakan dari pemeriksaan tersangka mengakui barang-barang tersebut merupakan miliknya. Barang ini dipasok dari rekannya yang masih dalam pencarian (DPO).

Tersangka akan dijerat dengan pasal 111 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undat RI Nomor 35 Tahun 2009 mntang Narkotika Jo. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 05 Tahm 2020 Tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dan penyalahgunaan Psiktropika sebagaimana di maksud dalam Pasal 62 UU RI Nomor 5 tahm 195 tentang Psikotropika.

"Ancaman hukuman minimal enam tahun dan maksimal hukuman mati," ucapnya.


Editor : Nani Suherni