BPBD Sebut Alih Fungsi Lahan Akibatkan Banjir Bandang di Grobogan

iNews.id ยท Jumat, 02 April 2021 - 06:44:00 WIB
BPBD Sebut Alih Fungsi Lahan Akibatkan Banjir Bandang di Grobogan
Sejumlah warga membersihkan lingkungan seusai banjir bandang menerjang Desa Pengantin, Klambu, Grobogan, Kamis (1/4/2021). (iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id  - Banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (31/3/2021) malam. BPBD Kabupaten Grobogan menyebut peristiwa itu dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Klambu dan sekitarnya sejak pukul 20.30 hingga 23.30 WIB.

"Hujan mengguyur wilayah wilayah Kecamatan Klambu dan sekitarnya pada jam 20.30 - 23.30 WIB,” kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih melalui keterangan tertulis yang diterima Jumat (2/4/2021).

Selain hujan deras, kondisi lahan perbukitan yang telah beralih fungsi dari hutan heterogen menjadi areal persawahan tanaman musiman menjadi faktor yang diduga menyebabkan bencana tersebut.

Adapun dampak dari banjir bandang tersebut, sedikitnya ada 1.900 rumah warga, 3 kantor pemerintahan, 4 sekolah, 1 pondok pesantren, 2 masjid dan 12 musala terendam air dengan Tinggi Muka Air (TMA) 40-200 sentimeter di Desa Klambu.

Kemudian ada sebanyak 500 rumah warga terendam genangan air dengan Tinggi Muka Air (TMA) 40-150 sentimeter di Desa Penganten. Menurut pendataan sementara, ada kurang lebih 20 rumah yang mengalami kerusakan di wilayah itu.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2