Cegah Pemudik Tak Keluyuran, Desa di Boyolali Sediakan GOR untuk Karantina

Tata Rahmanta ยท Senin, 13 April 2020 - 11:21:00 WIB
Cegah Pemudik Tak Keluyuran, Desa di Boyolali Sediakan GOR untuk Karantina
GOR di Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Boyolali, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Perantau yang mudik ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) akan dikarantina di Gedung Olah Raga (GOR) selama 14 hari. GOR yang berlokasi di lereng Gunung Merapi tersebut mampu menampung sekitar 400 orang.

Dari pantaun iNews, pekerja masih terlihat membereskan fasilitas karantina seperti membuat sekat kamar dan membersihkan bagian luar gedung. GOR milik Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Boyolali itu akan digunakan sebagai tempat karantina bagi warganya yang mudik.

Kepala Desa Ringinlarik Nanik Haryani memastikan sebelum puncak mudik, GOR tersebut sudah bisa difungsikan. Nanik menjelaskan, upaya karantina di GOR ini agar mudah mengontrol pemudik.

"Jadi kemarin itu ada laporan, ada pemudik diminta karantina di rumah selama 14 hari, tapi di malah pergi-pergi ke pasar. Kalau kami tempatkan di sini (GOR) akan mudah terkontrol," ujar Nanik, Senin (13/4/2020).

Nanik mendata, warga Ringinlarik yang merantau sekitar 300 orang. Mereka kebanyakan bekerja di Jabodetabek.

Sementara untuk warga yang sehari-hari beraktivitas, pemerintah desa memberikan masker dan vitamin. Harapannya, mereka tetap sehat dan terbebas dari virus corona.

Salah satu warga Ringinlarik Nanang Herlani mengaku, semua pihak di desa sangat terbuka dengan informasi Covid-19. Mereka juga tidak ragu untuk mengenakan masker saat keluar rumah.

"Warga di sini Alhamdulillah sudah sangat menyadari akan bahaya virus corona," ujarnya.

Editor : Nani Suherni

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: