get app
inews
Aa Text
Read Next : Tutup Kongres Rohis 2025, Menag Minta Pemimpin Muda Kuasai Ilmu dan Berintegritas

Cetak Pemimpin Berkarakter, Kemenag Gandeng Rohis Se-Indonesia di Pesantren Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 - 23:00:00 WIB
Cetak Pemimpin Berkarakter, Kemenag Gandeng Rohis Se-Indonesia di Pesantren Ramadan
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin saat meluncurkan Pesantren Ramadhan Rohis 2026 di Semarang. (Foto: ist)

SEMARANG, iNews.idKementerian Agama (Kemenag) membuka gelaran Pesantren Ramadan Rohis Indonesia 2026 di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Kamis (5/3/2026). Melalui pendekatan inovatif "Kurikulum Cinta", Kemenag membidik aktivis Rohani Islam (Rohis) se-Indonesia untuk menjadi pemimpin masa depan yang moderat dan berintegritas.

Kegiatan yang berlangsung pada 4-7 Maret 2026 ini mengusung tema "Ramadan Penuh Cinta". Fokus utamanya adalah menanamkan nilai cinta kepada Allah, Rasul, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, hingga bangsa dan negara.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan moral. Ia menyebut nilai dalam Kurikulum Cinta sejalan dengan praktik pendidikan di negara maju seperti Jepang, yang menitikberatkan pada disiplin, kerja keras, kepedulian sosial, dan cinta lingkungan.

"Anak-anak Rohis harus berprestasi secara akademik sekaligus kuat secara karakter. Masa depan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas diri generasi mudanya," ujar Kamaruddin di hadapan ratusan peserta.

Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, M Munir mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat profil pelajar yang moderat (wasathiyah). 

Langkah ini diambil sebagai strategi memperkuat ketahanan generasi muda terhadap paham ekstremisme yang kerap menyasar lingkungan sekolah. "Kami ingin membangun generasi Rohis yang moderat, berprestasi, dan mampu menjadi teladan di sekolah masing-masing," kata Munir.

Selain pembinaan spiritual, acara ini juga melahirkan dua terobosan penting yakni, launching wakaf rohis Indonesia dan impelementasi ekoteologi. 

Selama empat hari, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kelas intensif, mulai dari penguatan moderasi beragama hingga literasi ekonomi syariah yang bekerja sama dengan Bank Indonesia.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut