Dampak PPKM Darurat, Penjual Hewan Kurban di Boyolali Mengeluh Penjualan Anjlok

Tata Rahmanta ยท Jumat, 16 Juli 2021 - 10:40:00 WIB
Dampak PPKM Darurat, Penjual Hewan Kurban di Boyolali Mengeluh Penjualan Anjlok
Suasana perdagangan sapi di pasar hewan Jelok, Boyolali. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Penerapan PPKM darurat diduga berdampak terhadap penjualan hewan kurban di Kabupaten Boyolali. Pedagang sapi di pasar hewan Jelok mengeluh penjualan tidak maksimal setelah pesanan banyak dibatalkan. 

Menjelang hari raya Idul Adha, harga sapi kurban di pasar hewan Jelok naik hingga Rp2 juta per ekor. Harga sapi kurban saat ini berkisar antara Rp17 juta hingga Rp20  juta. Meskipun mengalami kenaikan harga, namun penjualannya justru turun sekitar 50 persen dibandingkan tahun lalu. 

“Menjelang Idul Adha tahun lalu, saya mampu menjual hingga 200 sapi kurban. Namun saat ini hanya 100 ekor sapi,” kata salah satu pedagang hewan kurban, Taufik Ismail, Jumat (16/7/2021). 

Pedagang menilai turunnya penjualan sebagai dampak penerapan PPKM darurat di pulau Jawa dan Bali. Banyak pesanan dari Bandung dan Jakarta dibatalkan karena tidak bisa mengirim hewan keluar kota. Para pedagang berharap aturan PPKM darurat ditinjau ulang agar penjualan hewan kurban bisa meningkat. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Bagikan Artikel: