Data Sensus Penduduk Secara Online di DIY Masih di Bawah 5 Persen

Kuntadi ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 14:45 WIB
Data Sensus Penduduk Secara Online di DIY Masih di Bawah 5 Persen
Pembukaan rapat koordinasi dan pencanangan Sensus Penduduk 2020 DIY di Gedung Pracimosono, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat kesadaran masyarakat untuk sensus penduduk secara online masih rendah. Semenjak program dilakukan dari 15 Februari angkanya masih di bawah lima persen.

"Responden kami memang masih rendah, masih di bawah lima persen," kata Kepala BPS DIY Heru Margono, disela rapat koordinasi dan pencanangan Sensus Penduduk 2020 DIY di Gedung Pracimosono, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Rabu (26/2/2020).

Heru menargetkan keikutsertaan sensus online sampai akhir Maret tercapai 20 persen. Dia mengaku metode ini masih baru sehingga banyak warga yang belum tahu. Namun, Heru menjamin data yang diberikan masyarakat ke BPS tetap aman.

"Termasuk data yang dimasukkan online secara mandiri. Data ini hanya akan dipakai untuk kepentingan BPS dalam hal kependudukan," ujarnya.

Sementara itu Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan ada dua model pengisian sensus penduduk. Selain dengan online, petugas akan terjun ke rumah-rumah seperti model sebelumnya.

"Dengan online ini caranya lebih praktis dan cepat," kata Aji.

Aji menuturkan, dengan sensus, Pemerintah DIY bisa memetakan pembangunan daerah. Dimana dalam kebijakan pembangunan selalu mendasarkan pada data jumlah penduduk, komposisi ataupun distribusinya.

"Sensus ini untuk mengetahui jumlah penduduk, sebaran dan juga kepadatan hingga atribut sosial, kelahiran, kematian hingga migrasi" ucapnya.


Editor : Nani Suherni