Dear Pemburu Masker, Dapat Nasihat dari Ganjar Pranowo Nih

Nani Suherni ยท Kamis, 05 Maret 2020 - 10:11 WIB
Dear Pemburu Masker, Dapat Nasihat dari Ganjar Pranowo Nih
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di RSUD Dr Moewardi, Rabu (4/3/2020). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SOLO, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Janteng) Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak tergantung pada masker untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ganjar menilai menjaga kebersihan dan meningkatkan imunitas tubuh lebih bermanfaat daripada menimbun masker.

“Yang penting itu kita jaga daya tahan tubuh dengan cukup istirahat, makan makanan bergizi, olah raga teratur dan sering mencuci tangan menggunakan sabun maupun antiseptik,” kata Ganjar usai sidak di RSUD Dr Moewardi Solo, Rabu (4/3/2020) siang.

Ganjar menjelaskan, masyarakat yang wajib menggunakan masker yakni mereka yang sakit, tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien maupun warga yang tinggal di daerah rawan terdampak.

“Kalau sehat tidak perlu pakai (masker). Yang penting dan wajib itu yang sakit. Mari kita kembangkan etika bersin dan batuk, ditutupi dengan punggung lengan untuk mengamankan diri,” ujarnya dilansir website resmi Pemprov Jateng.

Untuk menyiasati kelangkaan masker, Ganjar menyarankan masyarakat bisa membuat masker sendiri menggunakan kain kasa lapis empat. Menurutnya, masker itu memiliki manfaat dan fungsi yang sama seperti masker operasi yang berwarna hijau atau biru. 

Untuk mengatasi kelangkaan masker, saat ini Pemprov Jateng telah berkomunikasi dengan pabrikan masker untuk menambah kuota produksi.

"Saya akan komunikasi dengan pabrik-pabrik, berapa kapasitas yang bisa diproduksi. Sekarang produksi kita juga tidak terlalu tinggi karena komponen masih impor," ucap Ganjar.

Politisi PDI Perjuangan ini pun mengaku geram pada oknum yang mencari keuntungan pribadi saat masyarakat tengah membutuhkan masker, baik untuk mencegah Covid-19 maupun untuk melindungi pernapasan dari abu erupsi Gunung Merapi.

Dia mengapresiasi langkah Polda Jateng yang telah meringkus tiga warga Semarang terduga penimbun masker dan antiseptik, pada Rabu (4/3/2020) pagi.

"Tolong dong penjual distributor, pengecer jangan bersenang-senang di atas penderitaan orang. Ini masyarakat lagi butuh. Dijual saja dengan harga yang normal. Dan akan lebih baik jika ada kemanusiaan yang adil dan beradab. Anda (penjual) kasih diskon," ujar Ganjar.


Editor : Nani Suherni