Demi Rawat Belasan Kucing, Nenek di Semarang Rela Tinggal di Tempat Pembuangan Sampah

Lurisa Lulu ยท Sabtu, 11 Januari 2020 - 14:58 WIB
Demi Rawat Belasan Kucing, Nenek di Semarang Rela Tinggal di Tempat Pembuangan Sampah
Kucing-kucing Jumirah, Sabtu (11/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)

SEMARANG, iNews.id - Demi bisa merawat belasan kucing-kucingnya, Nenek Jumirah (79) rela tinggal di tempat pembuangan sampah (TPS) Nitibuana, Kecamatan Ungaran, Jawa Tengah (Jateng). Jumirah sudah setahun tinggal di TPS agar bisa bebas merawat kucing.

Awalnya Jumirah tinggal di rumahnya Kecamatan Bulu, Kabupaten Semarang, dengan 22 kucingnya. Masalah muncul, saat salah satu kucingnya dituduh mencuri ikan.

Meski Jumirah sudah meminta maaf dan mengganti ikan yang dicuri, kucingnya disiksa hingga mati. Jumirah yang tetap ingin memlihara kucing dengan bebas, memilih pergi dari rumahnya.

Kini Jumirah tinggal bersama 16 kucing di TPS Nitibuana. Dia mengaku tidak kesulitan mencari makan bagi kucung-kucingnya.

"Selama ini ada, beli obat juga bisa," kata Jumirah, Sabtu (11/1/2020).

Kucing peliharaan Jumirah, Sabtu (11/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)
Kucing peliharaan Jumirah, Sabtu (11/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)

 

BACA JUGA:

Ribuan Warga Korban Banjir di Demak Masih Bertahan di Pengungsian

Tanggul Irigasi Jebol, Bangunan Ponpes di Temanggung Longsor

Jumirah tinggal di sebuah ruangan yang dipenuhi sampah. Meski bau, dia mengaku tidak peduli asal bisa tinggal bersama kucing.

"Karena saya kasihan saja sama kucing," ucap Jumirah.

Banyak juga orang-orang yang lewat di TPS tersebut iba dengannya. Terkadang, orang-orang memberikan makanan kepada kucing-kucingnya.

"Kadang ada ibu-ibu lewat, suka kasih makanan," kata Jumirah.

Jumirah dan kucingnya, Sabtu (11/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)
Jumirah dan kucingnya, Sabtu (11/1/2020) (Foto: iNews/ Lurisa)

Jumirah enggan kembali ke rumahnya. Dia mengaku masih ingin memelihara kucingnya dengan bebas.

"Ingin pelihara terus," kata Jumirah.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq