Disekap 10 Hari, Siswi SMP di Brebes Dipaksa Dukun Cabul Threesome Bareng Istri

Yunibar ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 01:03 WIB
Disekap 10 Hari, Siswi SMP di Brebes Dipaksa Dukun Cabul Threesome Bareng Istri
Tersangka Tarkum digelandang petugas Satreskrim Polres Brebes setelah menyekap dan menyetubuhi siswi SMP sebanyak sembilan kali. (Foto: iNews/Yunibar)

BREBES, iNews.id – Perbuatan bejat dilakukan Tarkum (51) warga Dukuh Karanganyar, Desa/Kecamatan Bumiayu, Brebes. Pelaku yang mengaku dukun itu menyekap siswi SMP berinsial IT (13) selama 10 hari. Selama disekap, korban dipaksa melayani nafsu bejat sang dukun agar mau berhubungan badan bertiga dengan istrinya.

Untuk melancarkan aksi bejatnya, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang sebesar Rp5 juta agar mau melayani pelaku dan istrinya. Peristiwa itu terjadi pada 6-16 Februari di sebuah rumah kosong yang berada di samping rumah tersangka. Saat itu korban dan tersangka tarkum dikunci dari luar oleh istri Tarkim berinisial SS.

Kanit PPA Satreskrim Polres Brebes, Iptu Puji Heriyati mengatakan, perbuatan bejat tersangka terbongkar saat bibi korban memergoki IT sering masuk ke rumah kosong yang tak jauh dari rumahnya. “Bibi korban lalu memberitahu ke orang tua korban hingga akhirnya tersangka dan istrinya ditangkap pada 17 Februari 2020 lalu,” katanya, Kamis (20/2/2020).

Namun karena pertimbangan kemanusiaan, kata dia, istri Tarkum yang juga ikut menjadi tersangka tidak ditahan karena masih memiliki anak balita. “Selain mengiming-imingi uang, tersangka dukun ini bahkan sempat mengancam akan menyantet keluarga korban jika melapor ke polisi,” katanya.

Dari penangkapan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian dalam korban / sebuah jenglot, dan botol minyak wangi milik tersangka. Akibat perbuatannya, Tarkum dan istrinya dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kepada penyidik, tersangka Tarkum mengakui menyekap korban untuk melakukan hubungan badan bertiga dengan istrinya. Menurut Tarkum, awalnya sang istri mengajak korban untuk membantunya.

Sang istri membujuk korban dengan iming-iming uang Rp5 juta agar bisa menggairahkan suaminya. Tersangka mengaku, tidak bergairah saat berhubungan dengan istrinya, sehingga sang istri memintanya agar mau berhubungan badan bertiga bersama korban. Namun sebelumnya korban diantar oleh istri tersangka ke bidan desa untuk menjalani suntik KB agar tidak hamil.

Tersangka juga sempat membawa korban untuk menginap di sejumlah hotel di Brebes dan Purwokerto. Tersangka mengaku telah melakukan hubungan badan dengan korban sebanyak sembilan kali, dua di antaranya berhubungan badan bertiga alias threesome.


Editor : Kastolani Marzuki