Ganjar Pranowo Tetapkan UMK Jateng 2019, Semarang Sebesar Rp2.498.587

Antara ยท Rabu, 21 November 2018 - 23:15 WIB
Ganjar Pranowo Tetapkan UMK Jateng 2019, Semarang Sebesar Rp2.498.587
Ilustrasi UMK. (Foto: Okezone)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2019 untuk 35 kabupaten/kota di Jatang. Penetapan ini dilakukan dengan menandatangani Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 560/68 Tahun 2018 tertanggal 21 November 2018.

 "Sudah diteken, tinggal nunggu launching," kata Ganjar di Semarang, Rabu (21/11/2018) petang.

Penandatanganan surat keputusan terkait dengan upah minimum pada 35 kabupaten/kota di Provinsi Jateng 2019 itu dilakukan di ruang kerja Gubernur Jateng dengan disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng, Wika Bintang.

Ganjar mengakui kenaikan UMK 2019 tidak sebesar tahun lalu yang naik sebesar 8,71 persen, sedangkan tahun ini hanya 8,03 persen. Menurut Ganjar, ada 11 kabupaten/kota yang sepakat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, dan ada 22 daerah yang naik di atas PP tersebut.

"Kami ikuti rumusan atau formula yang ada dengan adjustment (penyesuaian) sana-sini. Kabupaten Pati dan Batang belum sesuai KHL (kebutuhan hidup layak), kami dorong naik. Kabupaten Demak kami komunikasi bupatinya revisi ya kami dorong," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan, kenaikan UMK di Kota Semarang menjadi yang terbesar, sedangkan UMK Kabupaten Banjarnegara yang terendah se-Jateng. "UMK tertinggi di Kota Semarang yakni Rp2.498.587,53, sedangkan UMK terendah Kabupaten Banjarnegara Rp1.610.000," katanya.

Kendati sudah ditetapkan, hingga Rabu (21/11) malam, belum ada perincian besaran UMK di 35 kabupaten/kota se-Jateng.


Editor : Himas Puspito Putra