Hebih Desa Wunut Klaten Gelontorkan Rp585 Juta untuk THR Ribuan Warga
KLATEN, iNews.id – Kabar gembira datang dari Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Desa (Pemdes) Wunut membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa uang tunai sebesar Rp250.000 kepada seluruh warganya tanpa terkecuali. Total dana THR yang dibagikan ke warga nilainya fantastis mencapai Rp585,25 juta
Aksi berbagi ini sontak disambut antusias oleh ribuan warga yang memadati aula kantor desa setempat untuk menerima dana segar guna keperluan Lebaran.
Fenomena "Desa Sultan" ini menarik perhatian karena kriteria penerimanya yang sangat inklusif. Sebanyak 2.341 warga Desa Wunut mendapatkan jatah THR tersebut. Uniknya, pemberian ini tidak memandang status ekonomi.
Setiap warga, mulai dari balita, orang dewasa, lansia, hingga warga dengan ekonomi mampu maupun kurang mampu, masing-masing menerima uang tunai sebesar Rp250.000. Warga cukup datang membawa undangan serta fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat administrasi.
"Senang sekali, tahun ini dapat Rp250.000. Rencananya uang ini mau dipakai buat keperluan lebaran, beli baju baru buat anak dan keluarga," ujar Daryani, salah satu warga penerima manfaat, Kamis (5/3/2026).
Anggaran fantastis untuk pembagian THR ini tidak menggunakan dana bantuan pemerintah pusat, melainkan murni dari Pendapatan Asli Desa (PAD). Dana tersebut merupakan hasil pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sukses mengelola obyek wisata air Umbul Pelem.
Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya Setiawan menjelaskan, pendapatan BUMDes meningkat signifikan pada 2025. Total dana yang digelontorkan untuk THR warga tahun ini mencapai Rp585,25 juta.
"Pemberian THR ini adalah bentuk syukur dan upaya desa untuk berbagi dengan masyarakat di momen Hari Raya Idulfitri. Karena pendapatan dari pengelolaan Umbul Pelem meningkat, maka manfaatnya kita kembalikan lagi ke warga," kata Iwan Sulistya.
Pembagian THR ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Pemdes Wunut. Namun, nominal yang diberikan terus mengalami penyesuaian. Jika pada tahun sebelumnya warga menerima Rp200.000, tahun ini jumlahnya naik menjadi Rp250.000 per kepala.
Langkah inovatif Desa Wunut ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran, sekaligus menjadi percontohan bagi desa lain dalam mengelola potensi wisata untuk kesejahteraan masyarakat.
Editor: Kastolani Marzuki