Jelang PSBB di Kota Tegal, Puluhan PKL Tuntut Kompensasi dari Pemkot

Yunibar ยท Minggu, 19 April 2020 - 16:05:00 WIB
Jelang PSBB di Kota Tegal, Puluhan PKL Tuntut Kompensasi dari Pemkot
Para PKL masih berjualan di sejumlah kawasan di Kota Tegal jelang penerapan PSBB, Minggu (19/4/2020). (Foto: iNews/Yunibar)

TEGAL, iNews.id - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) masih nekat berjualan di sejumlah lokasi jelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal, Minggu (19/4/2020). Mereka menuntut pemkot segera memberikan kompensasi jika tidak boleh berjualan saat PSBB resmi diterapkan.

Pantauan di lokasi, para PKL itu masih menggelar dagangannya di pinggir jalan di beberapa titik seperti di Jalan Veteran, Jalan Pemuda, dan Jalan Ahmad Yani atau di sekitar Pasar Pagi.

Padahal, sejak isolasi wilayah akhir Maret 2020 lalu mereka telah dilarang berjualan, apalagi saat pemberlakuan PSBB, 23 April mendatang mereka harus menutup usahanya. 

Para pedagang juga tak mengindahkan himbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing atau menjaga jarak.

Suasana Pasar Pagi yang merupakan pasar tradisional terbesar dan bersejarah di Kota Tegal itu tampak masih ramai aktivitas warga yang berbelanja kebutuhan jelang Ramadan.

Sejumlah pedagang mengaku mendukung kebijakan penerapan PSBB apalagi sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Namun mereka tetap menuntut kompensasi selama tidak diperbolehkan berjualan pada saat PSBB 23 April.

“Ya, setuju saja sih. Tapi, kami minta ada kompensasi. Apalagi saat ini, kamibelum menerima bantuan sebagai dampak dari penerapa isolasi wilayah Kota Tegal sejak 30 Maret lalu,” kata PKL Jalan Veteran, Susyanto.

Para PKL itu bersedia tidak berjualan asalkan Pemkot Tegal memberikan bantuan biaya hidup setiap hari minimal Rp50.000 untuk memberi makan istri dan anaknya.

“Kalau tiap hari diberi uang jaminan hidup Rp50.000 ya tidak masalah,” ucap PKL lainnya, Udin.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBBKota Tegal telah disetujui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk percepatan penanganan virus corona (Covid-19). PSBB itu berlaku efektif mulai 23 April hingga 14 hari ke depan.

Wali Kota Tegal, Dedi Yon Supriyono mengatakan, pada masa PSBB diberlakukan empat pintu akses yang dibuka saat isolasi wilayah akan ditutup dan hanya satu pintu pos pemeriksaan yang dibuka untuk kendaraan masuk dan keluar Kota Tegal.

Editor : Kastolani Marzuki