Jenazah TKI Asal Kulonprogo Dipulangkan dari Taiwan usai Meninggal Sebulan Lalu

Kuntadi ยท Jumat, 13 Maret 2020 - 10:18 WIB
Jenazah TKI Asal Kulonprogo Dipulangkan dari Taiwan usai Meninggal Sebulan Lalu
Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Riswanto (34) mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia di Taiwan pada 15 Februari silam (Foto: Istimewa)

KULONPROGO, iNews.id - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Riswanto (34) mengalami kecelakaan kerja dan meninggal di Taiwan pada 15 Februari silam. Jenazah baru dipulangkan ke rumah duka di Pedukuhan Jurang Jero Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kulonprogo pada Jumat (13/3/2020) dini hari.

"Satu pekerja migran atau dulu dikenal dengan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) meninggal karena kecelakaan kerja di Taiwan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo Eko Wisnu Wardhana, Jumat (14/3/2020).

Eko memastikan korban meninggal bukan karena terpapar virus korona. Riswanto meninggal pada 15 Februari 2020 di Linkou Chang Gung Memorial Hospital. Sebelumnya dia mengalami kecelakaan kerja di pabrik kertas tempat dia bekerja di Taoyuan Taiwan.

Sesuai informasi yang diterima, Riswanto tertimpa alat pengepak kertas. Oleh perusahaan dia langsung dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Menurut Eko, korban bekerja secara legal dan diberangkatkan melalui PJTKI resmi. Semua pemulangan jenazah dan hak-haknya ditanggung oleh perusahaan. Termasuk santunan hingga BPJS akan diberikan.

Disinggung mengenai lamanya pemulangan, menurut Eko tidak lepas dari mekanisme dan prosedur di Taiwan. Di sana butuh persidangan yang membutuhkan waktu. Pada 10 Maret proses pemulangan baru selesai dan bisa dibawa pulang.

"Kedutaan bersama pengurus NU cabang Istimewa Taiwan menangani dari proses memandikan, mengkafani hingga menyalatkan sebelum dibawa pulang ke Indonesia," katanya.

Jenazah tiba di Bandara Adisutjipto tepat pukul 00.00 WIB. Rencananya Jumat (13/3/2020) ini pukul 10.00 WIB jenazah akan dimakamkan di pedukuhan tersebut.

Orangtua Riswanto, Sukirin mengatakan anak pertamanya ini memang sudah berkali-kali kerja di luar negeri. Sebelumnya dia bekerja di Malaysia dan dua kali di Taiwan. Pada periode kedua ini, berangkat pada bulan September 2019 lalu.

"Kedua ini baru enam bulan bekerja, dia masih bujang," ucapnya


Editor : Nani Suherni