Kades di Sukorharjo Positif Covid-19, Puluhan Orang Isolasi Mandiri

Agregasi Solopos ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 13:24 WIB
Kades di Sukorharjo Positif Covid-19, Puluhan Orang Isolasi Mandiri
Kondisi kantor Balai Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (2/7/2020). (Foto: Solopos/Indah Septiyaning W.)

SUKOHARJO, iNews.id - Kepala Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) dikonfrimasi positif Covid-19. Namun, pelayanan di balai desa tetap dilayani dua petugas.

Dilansir dari Solopos.com, terlihat pada Kamis (2/7/2020), Balai Desa Bekonang tampak sepi dan hanya satu pintu kantor dibuka. Pintu dibuka untuk melayani surat pengurusan administrasi kependudukan dan permohonan surat keterangan domisili bagi warga Bekonang Sukoharjo.

"Kondisi kantor sepi sudah seminggu ini. Hanya satu dua orang perangkat saja yang masuk setiap hari," kata Kasi Kesra Desa Bekonang Candra Dwi Purnomo di balai desa setempat, Kamis (2/7/2020).

Sejak Kades Bekonang terkonfirmasi positif Covid-19, seluruh perangkat desa Bekonang yang berjumlah 10 orang telah menjalani rapid test dan hasilnya nonreaktif. Meski demikian sesuai arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, seluruh perangkat desa di Bekonang melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

"Tapi kami tidak mungkin pelayanan publik tutup total, apalagi banyak masyarakat yang mencari surat keterangan domisili untuk keperluan mendaftar sekolah. Sehingga pelayanan tetap buka dengan keterbatasan personel," ucapnya.

Sementara untuk urusan tanda tangan Kades, dia mengatakan saat ini ditangani oleh Sekretaris Desa (Sekdes) yang otomatis ditunjuk sebagai plt Kades Bekonang.

Seperti diketahui Kades Bekonang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah secara mandiri pemeriksaan laboratorium tes swab atau PCR di salah satu rumah sakit swasta di Kota Solo. Kades Bekonang menjalani tes swab karena mengalami gejala demam, batuk, tubuh lemas.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati menilai isolasi mandiri bagi perangkat desa dan keluarga diperlukan. Hal tersebut untuk memastikan kondisi orang pernah kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Hasil rapid test terhadap perangkat desa Bekonang memang nonreaktif. Karena itu Gugus Tugas merekomendasikan agar semua Perdes menjalani karantina mandiri selama 14 hari," katanya.

Namun Yunia mengatakan keputusan isolasi mandiri seluruh perangkat desa Bekonang ada di tangan Pemkab Sukoharjo. Sebab hal ini berkaitan dengan pelayanan pada masyarakat di desa tersebut.

Secara keseluruhan, ada 29 orang baik perangkat desa maupun jajaran muspika dan keluarga yang pernah kontak erat dengan Kades Bekonang. Mereka sudah melakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Kades Positif Covid-19, Balai Desa Bekonang Tetap Buka Tapi..."


Editor : Nani Suherni