Kasus Hukum Pelawak Qomar, Polisi: Tersangka Perintahkan Sopir Buat Ijazah Palsu

Yunibar ยท Kamis, 27 Juni 2019 - 13:58 WIB
Kasus Hukum Pelawak Qomar, Polisi: Tersangka Perintahkan Sopir Buat Ijazah Palsu
Tersangka kasus dugaan pemalsuan surat keterangan lulus (SKL) Nurul Qomar. (Foto: iNews/Yunibar)

BREBES, iNews.id – Tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah Nurul Qomar dan sopir pribadinya bernama Dedi berbeda pendapat soal pembuatan surat keterangan lulus (SKL) untuk gelar pascasarjana dan doktoral yang digunakan dalam pencalonan Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS). Hal ini disampaikan Kaurbinops Satreskrim Polres Brebes Iptu Triyatno, Kamis (27/6/2019).

Triyatno mengatakan, saat ditangkap, pelawak sekaligus politikus Qomar mengaku menyuruh sopir pribadinya untuk membuat SKL palsu dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Namun ketika penyidik memeriksa sopir pribadinya tersebut, dia membantah pengakuan tersangka Qomar.

“Dedi sopir pribadinya tidak mengakui. Dia bantah disuruh membuat SKL palsu. Bagi kami alat bukti pengakuan tersangka merupakan yang terakhir, selama alat yang lain sudah terlengkapi,” ujar Triyatno.

Untuk memastikan keasliannya, penyidik bahkan telah meminta konfirmasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Hasilnya terungkap, pihak kampus tidak pernah mengeluarkan SKL tersebut. Namun mereka mengakui jika Qomar merupakan mahasiswa S2 dan S3 di UNJ.

“Keterangan pihak universitas (UNJ), semua pihak mengaku tak pernah mengeluarkan SKL tersebut,” kata Triyatno.

Diketahui, kasus pemalsuan SKL palsu yang diduga dilakukan pelawak Qomar kini telah berada dilimpakhan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes. Namun karena alasan kesehatan, Qomar tidak ditahan hanya diminta wajib lapor setiap dua minggu sekali.


Editor : Donald Karouw