Kasus Kasda Semarang, Penasihat Hukum Sebut 3 Eks Wali Kota Harus Bertanggung Jawab

Antara · Rabu, 09 November 2022 - 19:08:00 WIB
Kasus Kasda Semarang, Penasihat Hukum Sebut 3 Eks Wali Kota Harus Bertanggung Jawab
Sidang tindak pidana pencucian uang korupsi dana kasda Semarang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9-11-2022). (Antara)

SEMARANG, iNews.id - Penasihat hukum terdakwa kasus tindak pidana pencucian uang hasil korupsi dana kas daerah Kota Semarang, Diah Ayu Kusumaningrum, meminta tiga mantan wali kota harus bertanggung jawab. Hal itu karena ketiganya ikut menikmati uang hasil tindak pidana yang merugikan negara hingga Rp26,7 miliar.

"Fakta persidangan menyebutkan bahwa uang hasil tindak pidana korupsi pada perkara yang sudah diputus tersebut diketahui dinikmati olah para wali kota, seperti Sukawi Sutarip, Soemarmo, serta Hendrar Prihadi," kata penasihat hukum Diah Ayu Kusumaningrum, Hendri Listiawan, dalam sidang dengan agenda penyampaian pembelaan atas tuntutan jaksa di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/11/2022).

Mantan pegawai Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) tersebut dituntut 2 tahun penjara dalam kasus dugaan pencucian uang hasil korupsi dana kas daerah itu.

Dia menjelaskan bahwa perampasan hasil korupsi dapat optimal dengan menggunakan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Termasuk pula, kata dia, mengejar ke mana pun hasil korupsi mengalir serta terhadap siapa pun yang menikmati hasil korupsi tersebut untuk selanjutnya dirampas.

Dalam perkara tindak pidana korupsi atas dana kas daerah Kota Semarang itu, lanjut Hendri, terdakwa telah dijatuhi hukuman selama 12 tahun.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: