Kasus Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Diperiksa 5 Jam di Polda Jateng

Kristadi ยท Rabu, 30 September 2020 - 19:48:00 WIB
Kasus Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Diperiksa 5 Jam di Polda Jateng
Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo memenuhi panggilan penyidik Polda Jateng. (Foto: iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo memenuhi panggilan penyidik Polda Jateng untuk diperiksa sebagai tersangka terkait kasus konser dangdut hajatan di tengah pandemi Covid-19, Rabu (30/9/2020). Wasmad dicecar sebanyak 56 pertanyaan selama kurang lebih 5 jam oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng.

Dirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto mengatakan, Wasmad tiba di Mapolda Jawa Tengah sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Dalam pemeriksaan hingga pukul 3 sore tadi, penyidik mencecar 56 pertanyaan kepada tersangka Wasmad,” katanya.

Wihastono menjelaskan, sebanyak 18 saksi sudah dimintai keterangan. Tersangka juga sudah mengakui perbuatannya dan kini dijerat Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 216 ayat 1 kuhp dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.

“Proses berikutnya yaitu melakukan gelar internal terkait hasil pemeriksaan hari ini. Kemudian berkomunikasi dengan jaksa sebelum pelimpahan karena tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru,” ujarnya.

Usia pemeriksaan, Wasmad mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada semua pihak.

"Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Tengah dan Kota Tegal," katanya.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo atas gelaran konser dangdut di tengah pandemi Covid-19.

Dia juga mengapresiasi kinerja Polda Jawa Tengah karena tidak tebang pilih dalam penegakan hukum dan mengaku siap menjalani proses hukum secara kooperatif.

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Tegal setelah lima hari penyelidikan kasus konser dangdut hajatan yang digelar di Lapangan Tegal Selatan, Rabu (23/9/2020) lalu.

Politikus Partai Golkar itu sebelumnya sudah diingatkan untuk tidak menggelar konser di tengar pandemi Covid-19.

Editor : Kastolani Marzuki