Kekasih Dalang Pembunuhan Sadis di Pekalongan Sempat Swafoto Sebelum Eksekusi Korban

Suryono Sukarno ยท Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:30 WIB
Kekasih Dalang Pembunuhan Sadis di Pekalongan Sempat Swafoto Sebelum Eksekusi Korban
Reka adegan pembuhan sadis di Pekalongan, Selasa (11/8/2020). (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Sepasang kekasih yang mendalangi pembunuhan dua temannya di Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), sempat meminta foto bersama sebelum beraksi. Hal itu terungkap usai reka adegan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2020).

Kali ini, reka ulang kasus pembunuhan Surya yang dilakukan NK (17) dengan kekasihnya S (16) di eks gedung dealer Daihatsu Pekalongan pada 18 April 2020 dipadati ratusan warga. Tercatat ada 16 adegan reka ulang. Kedua tersangka juga ditemani kuasa hukum dan jaksa penuntut umum.

Dalam kegiatan reka ulang, terdapat banyak adegan tambahan yang terungkap. Salah satunya saat tersangka S yang sempat memainkan kabel hingga tersangka NK meminta foto berdua dengan korban sebelum dieksekusi.

Setelah berfoto, tersangka NK kemudian mengambil batako yang ada di lokasi dan langsung dibenturkan ke kepala korban yang saat itu tengah berbincang dengan tersangka S. Korban yang merintih kesakitan dan meminta ampun kemudian ditarik tersangka NK ke sudut ruangan dan kemudian dijerat kabel hingga tewas.

Setelah dipastikan meninggal, korban kemudian disembunyikan di kebun bagian belakang dan jenazahnya ditutup menggunakan spanduk bekas. Kedua tersangka kemudian meninggalkan lokasi dengan menggondol sepeda motor dan handphone korban.

"Tadi sudah jelaskan, korban Surya ini dibunuh dengan dijerat kabel dan kepalanya dipukul dengan batako," ucap Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Ahmad Sugeng.

Selain Surya, kedua tersangka juga merencanakan pembunuhan temannya bernama Arya Reza (17). Jazad korban diletakan di bantaran sungai Klego Kalibanger di wilayah Krapyak, Kota Pekalongan. Pasangan kekasih ini nekat membunuh karena ingin menguasai harta milik korban untuk biaya nikah.


Editor : Nani Suherni