Kembali Temukan Modus Kirim Sabu dalam Dubur, BNNP Jateng: Sedang Tren

Wisnu Wardhana ยท Kamis, 27 Februari 2020 - 16:45 WIB
Kembali Temukan Modus Kirim Sabu dalam Dubur, BNNP Jateng: Sedang Tren
Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan (tengah). (Foto: iNews/Wisnu Wardhana)

SEMARANG, iNews.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah kembali menangkap komplotan pengedar sabu dengan modus menyembunyikan ke dalam dubur. Melalui jalur udara, pelaku menyelundupkan 150 gram sabu.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan menyebut pengiriman narkotika jenis sabu-sabu lintas wilayah dengan modus menyembunyikan di dalam dubur kembali marak. Di Semarang, dalam dua bulan terakhir ditemukan dua kasus pengiriman sabu di Jateng menggunakan modus semacam itu.

"Ternyata sekarang modus operandi dengan memasukkan sabu ke anus itu sedang tren. Selama dua bulan ini saja sudah ada dua kasus," ucapnya, Kamis (27/2/2020).

Dua pengungkapan kasus itu diketahui usai kurir pengirim sabu menyembunyikan barang haram tersebut di dalam dubur selama perjalanan dengan pesawat. BNN mengungkap pengiriman sabu tujuan Kendal oleh kurir yang menumpang pesawat dari Batam tujuan Surabaya.

"Dari Surabaya kurir tersebut menggunakan jalur darat menuju Kendal," katanya.

Sementara pengungkapan terbaru yang dilakukan BNN yakni pengiriman sabu dari Batam dengan tujuan Semarang. Petugas mengamankan seorang penumpang bernama Bambang warga Batam, Kepulauan Riau saat tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Dari pemeriksaan diketahui kurir tersebut membawa tiga bungkusan sabu sebesar 150 gram yang disembunyikan di dalam dubur. Usai mengamankan kurir tersebut, lanjut dia, petugas menelusuri identitas penerima sabu yang berlokasi di Jepara.

Dalam pengungkapan itu, diketahui pengiriman barang haram tersebut dikendalikan oleh dua napi di Lapas Kedungpane Semarang bernama Ali Junaedi dan Nurkhan. Benny mengungkapkan kedua napi tersebut sebelumnya juga pernah berurusan dengan BNN pada 2019 lalu.


Editor : Nani Suherni