Kemensos Pastikan Warga Keracunan di Pemalang Bukan dari Bantuan PKH

Nani Suherni ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 15:04 WIB
Kemensos Pastikan Warga Keracunan di Pemalang Bukan dari Bantuan PKH
Tampak warga yang dirawat setelah makan ikan. (Foto: Dok Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Sosial memastikan program keluarga harapan (PKH) tidak memberikan bantuan nontunai dalam bentuk makanan. Karena itu, tidak ada bantuan PKH yang menimbulkan keracunan.

Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos, Rachmat Koesnadi menjelaskan, bantuan PKH diberikan dalam bentuk uang. Bahkan, bantuan itu disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KMP) secara nontunai bekerja sama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) yaitu BNI, BRI, Mandiri dan BTN.

"PKH tidak pernah diberikan dalam bentuk makanan atau ikan apalagi menyebabkan keracunan," kata Rachmat, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/7/2020).

Pernyataan ini untuk merespons informasi yang menyebutkan sejumlah warga di Pemalang keracunan ikan tongkol. Ikan itu disebutkan merupakan bantuan pangan nontunai (BPNT).

Rachmat menjelaskan, untuk bisa mengambil bantuan di bank, Kemensos memberikan buku rekening dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berguna sebagai ATM kepada 10 juta KPM.

"KPM kita bekali KKS untuk mencairkan bantuan di ATM atau agen yang ditunjuk," ucapnya.

Data Kementerian Sosial mencatat hingga Juli 2020 ini pencairan dana PKH sudah mencapai Rp24,08 triliun di seluruh Indonesia.

Rachmat berharap media memahami proses penyaluran bantuan PKH sebelum menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat. Sebab, hal itu bisa menimbulkan salah persepsi jika terjadi kesalahan dalam pemberitaan.

"Jika ada sesuatu sebaiknya menanyakan terlebih dahulu ke kami," kata dia.


Editor : Nani Suherni