Kenang Ashraf, Anne Avantie Cerita Kebaya Pernikahan BCL yang Nyaris Hilang

Nani Suherni ยท Selasa, 18 Februari 2020 - 12:53 WIB
Kenang Ashraf, Anne Avantie Cerita Kebaya Pernikahan BCL yang Nyaris Hilang
Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair (Foto: Instagram Anne Avantie)

SEMARANG, iNews.id - Perancang busana Anne Avantie mengungkap cerita lama soal kebaya pernikahan Bunga Citra Lestari (BCL) dengan Ashraf Sinclair di akun media sosial Instagramnya. Kisah ini diceritakan Anne untuk mengenang kepergian Ashraf.

Dalam keterangan unggahan tersebut, Anne mengatakan, saat itu bertanggungjawab sebagai perancang kebaya pernikahan BCL. Pikirannya kalang kabut karena kebaya pernikahan pesanan BCL hilang H-1 ijab kabul.

"Sebuah kisah kebaya akad BCL dan Ashraf. Sedihhh sekali, sangat sedih teringat saat saya membuat baju pernikahan mereka," tulis Anne di foto unggahannya.

 

Dia melanjutkan, menjelang hari pernikahan, Anne berniat mengantarkan langsung baju akad BCL. Namun, baju itu hilang dari gantungan setelah dibawa dari butiknya di Grand Indonesia ke rumah BCL.

"Waktu masuk mobil jelas-jelas dibawa, tapi mau diturunkan H-1. Baju itu tidak ada, saya nangis di mobil, di depan rumah BCL," katanya.

Desainer asal Semarang ini terus mengaku panik dan terus mencari kebaya BCL. Selama satu jam dia terus mencari di parkiran Grand Indonesia. Bersyukur, kebaya BCL rupanya diamankan petugas sekuriti saat terjatuh di parkiran. Dia mengaku, kisah ini tidak pernah diceritakan kepada siapapun.

"Sebuah kisah yang tidak banyak orang tahu, yang tidak terungkap kata saat itu," kata Anne.

Kisah ini hanya dia tulis disebuah kertas dan diberikan kepada Ashraf dan BCL. Dia pun menuliskan sebuah pesan untuk setia hingga maut memisahkan keduanya.

"Tetaplah setia sampai maut memisahkan. Ini surat buat kalian, sebuah cerita tentang kebaya akadmu," ujarnya.

"Dan hari ini, janji setia sehidup semati sampai maut memisahkan benar-benar nyata," tulis Anne kembali.

Diakhir unggahannya, Anne mengucapkan selamat jalan dan mendoakan almarhum Ashraf Sinclair.


Editor : Nani Suherni