Ketika Ganjar Ngopi Bareng Warga dan Jaringan Radio Komunitas di Lereng Merapi

Ahmad Antoni ยท Minggu, 31 Juli 2022 - 08:41:00 WIB
Ketika Ganjar Ngopi Bareng Warga dan Jaringan Radio Komunitas di Lereng Merapi
Gubernur Ganjar Pranowo saat ngopi bareng dengan warga dan jaringan Radio Komunitas di lereng Gunung Merapi. (Ist)

BOYOLALI, iNews.id - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) dan masyarakat pengelola desa wisata ngopi bareng di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (30/7/2022) .Sore itu Ganjar memang sengaja datang ke desa di lereng Gunung Merapi itu untuk bertatap muka dengan mereka.

Warga dan kawan-kawan radio komunitas saat itu memang sedang menggelar kongres. Usai menyapa peserta kongres, Ganjar langsung menuju ke tempat Ngopi Gunung di Desa Samiran. 

"Kopi menjadi komoditas yang menarik untuk teman nongkrong. Tadi saya coba kopi dari lereng Merapi ini dari wilayah Selo. Tadi ia (barista) buat Vietnam Drip dan ternyata enak," ujar Ganjar saat di lokasi.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengapresiasi eksistensi radio komunitas karena banyak di antaranya yang fokus pada informasi kebencanaan. Siaran yang diberikan sangat membantu untuk informasi mitigasi bencana yang terjadi di suatu daerah.

"Kita sangat terbantu ya karena, kalau kita bicara radio komunitas, mereka punya concern yang sangat tinggi pada peminatnya. Radio komunitas kebencanaan umpama, itu menurut saya radio yang sampai hari ini eksis terus dan manfaatnya luar biasa," kata Ganjar.

Radio komunitas kebencanaan selalu memberikan informasi setiap tanda-tanda bencana alam muncul. Misalnya yang dilakukan oleh radio komunitas di Merapi. Radio itu dengan cepat menginformasikan setiap kali terjadi tanda-tanda gunung ada erupsi.

"Jejaring itu dibangun di antara warga yang ada di sana, di sekitar area bencana dan mereka menyampaikan dengan cepat. Maka informasi yang sifatnya mitigasi disampaikan, informasi tentang BMKG disampaikan, informasi tentang tempat untuk mengungsi itu disampaikan," katanya.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: