KNKT Ungkap Hasil Investigasi Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal, Ini Penyebabnya
Berdasarkan temuan-temuan di lapangan yang sudah diolah, KNKT memberikan saran apabila bus terpaksa harus diparkirkan di jalan menurun atau menanjak. Dalam kondisi seperti itu, pengemudi harus mencari tanah yang padat, parkir kendaraan pada posisi yang benar, aktifkan rem parkir, pastikan tabung angin terisi penuh, matikan mesin, masukkan ke gigi mundur (Return), dan pasang ganjal roda minimal di roda yang bebas.
Kemudian saat akan melanjutkan perjalanan, kembalikan posisi ke gigi netral, hidupkan mesin dan jangan tinggalkan kendaraan. Di tempat yang miring, bus dengan mesin hidup berpotensi bisa meluncur ke bawah.
"Pengemudi juga tidak diperbolehkan meninggalkan kendaraan bila menghidupkan mesin di tanah parkir yang miring. Karena sewaktu waktu bisa meluncur," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal bus pariwisata dengan nomor polisi B-7260-CGA pada hari Minggu, 7 Mei 2023 pukul 7.30 WIB di kawasan Wisata Guci, Pekandangan, Bojong, Tegal, tiba-tiba meluncur menurun saat mesin sedang dihidupkan.
Kecelakaan bus pariwisata tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia 2 orang, luka berat 2 orang dari luka ringan 31 orang. Kecelakaan tersebut menarik perhatian besar masyarakat luas setelah rekaman detik-detik kejadian tersebar luas di media sosial.
Kronologi kejadian bermula pada hari Minggu tanggal 6 Mei 2023 pukul 09.00 WIB, Mobil Bus Pariwisata B 7260 CGA membawa rombongan wisata religi dari Tangerang Selatan sebanyak 50 orang. Rute wisata mulai dari Tangerang Selatan Cirebon - Pemalang - Guci Tegal - Pekalongan - Tangerang Selatan.
Editor: Ahmad Antoni