Kota Semarang Raih Predikat Kota Sehat 2017

Andik Sismanto ยท Selasa, 28 November 2017 - 16:40:00 WIB
Kota Semarang Raih Predikat Kota Sehat 2017
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi (empat kiri) saat menerima penghargaan Kota Sehat di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta, Selasa (28/11/2017). (Foto: iNews.id/Andik Sismanto)

SEMARANG, iNews.id - Kota Semarang berhasil meraih predikat Kota Sehat 2017 untuk kategori sedang, yakni Swastisaba Wiwerda. Penghargaan diberikan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan diterima Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jalan Medan Utara No 7 Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017).

Tia Hendrar Prihadi menjelaskan, Kota Semarang mengajukan empat tatanan untuk memperoleh penghargaan, yaitu permukiman dan sarana prasarana sehat, sehat mandiri, pariwisata sehat, serta ketahanan pangan dan perbaikan gizi.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Semarang melakukan sejumlah upaya di antaranya melalui perencanaan yang sangat mendukung Kota Sehat, yaitu memiliki target Kota Sehat di RPJMD, Program Sicentik (Siswa Cari Jentik ), Kampung Tematik menuju Kota Sehat, serta Ambulans Hebat Si Cepat.

"Untuk program Sicentik muncul karena kepedulian dalam rangka penanggulangan DBD. Selain itu, untuk mewujudkan konsep kota sehat, Forum Kota Sehat melakukan kolaborasi pelaksanaan Kampung Tematik dengan Tema Kota Sehat," ujarnya.

Di samping itu, pemkot juga melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga di antaranya melaksanakan MoU dengan perguruan tinggi dan komunitas TB HIV dalam rangka menguatkan kelompok-kelompok masyarakat dalam penguatan warga peduli AIDS di Kelurahan Peterongan dan Kelurahan Kalibanteng Kulon, serta pembuatan ruang pemeriksaan kesehatan di Nongkosawit.

Tia berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh warga Kota Semarang untuk terus melaksanakan pola hidup sehat.

“Penghargaan yang kita raih bersama ini, saya harap dapat menjadi cambuk bagi warga kota Semarang untuk terus bekerja keras khususnya di dalam mewujudkan Kota Sehat tahap Wistara (Waras Wargane Sehat Kuthone)," ujarnya.

Ketua Tim Penilai, Widayanti Bandia menyebutkan, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan kota sangatlah besar. Sebagai bukti dalam kategori tatanan sehat mandiri di sejumlah kelurahan di Kota Semarang kerap melakukan aksi donor darah dan lainnya.

Editor : Kastolani Marzuki